Pertemuan Wapres Iran dan PM Rusia: Langkah Penting Memperkuat Hubungan Tehran-Moskow
https://parstoday.ir/id/news/iran-i180554-pertemuan_wapres_iran_dan_pm_rusia_langkah_penting_memperkuat_hubungan_tehran_moskow
Pars Today - Wakil Presiden Republik Islam Iran bertemu dengan Perdana Menteri Rusia dalam kunjungannya ke Moskow dan membahas perkembangan kerja sama bilateral.
(last modified 2025-11-18T03:52:34+00:00 )
Nov 18, 2025 10:51 Asia/Jakarta
  • Mikhail Mishustin dan Mohammad Reza Aref
    Mikhail Mishustin dan Mohammad Reza Aref

Pars Today - Wakil Presiden Republik Islam Iran bertemu dengan Perdana Menteri Rusia dalam kunjungannya ke Moskow dan membahas perkembangan kerja sama bilateral.

Para pakar politik meyakini bahwa pertemuan antara Wakil Presiden Iran dan Perdana Menteri Rusia merupakan tanda nyata dari hubungan yang kuat dan berkembang antara Tehran dan Moskow. Hubungan yang berada di jalur pendalaman dan perluasan melalui kemauan politik, dokumen strategis, dan kerja sama multilateral.

Menurut laporan Pars Today, Wakil Presiden Iran Mohammad Reza Aref bertemu dan berdiskusi dengan Perdana Menteri Rusia, Mikhail Mishustin, pada hari Senin (17/11/2025) dalam kunjungannya ke Moskow untuk menghadiri Pertemuan Perdana Menteri Organisasi Kerja Sama Shanghai ke-24.

Dalam pertemuan ini, selain mengapresiasi dukungan Rusia bagi Iran di forum internasional, Wapres Iran Aref juga menyoroti potensi kerja sama dalam kerangka organisasi regional seperti BRICS, Shanghai, dan Uni Ekonomi Eurasia, serta menganggapnya sebagai platform yang tepat untuk memperluas interaksi.

Kedua pihak juga menekankan kemauan politik kedua negara untuk mengembangkan hubungan secara komprehensif. Implementasi Perjanjian Strategis Komprehensif Tehran-Moskow merupakan salah satu poros penting diskusi ini. Sebuah dokumen yang dianggap sebagai peta jalan untuk meningkatkan hubungan antara Iran dan Rusia ke tingkat yang strategis dan berkelanjutan.

Peninjauan perjanjian perdagangan bebas antara Iran dan Uni Ekonomi Eurasia serta kerja sama keamanan di bidang intelijen siber merupakan topik diskusi lain dalam pertemuan ini, dan kedua pihak memandang perlu untuk mempercepat implementasi perjanjian dan menghilangkan hambatan yang ada.

Perdana Menteri Rusia Mikhail Mishustin juga menyerukan penguatan kerja sama ilmiah dan budaya, dengan mencatat bahwa lebih dari 9.500 mahasiswa Iran sedang belajar di Rusia, dan menyebut Koridor Utara-Selatan sebagai rute strategis untuk mengembangkan transit barang.(sl)