Ayatullah Khatami: Musuh akan Membawa Mimpinya hingga ke Liang Kubur!
https://parstoday.ir/id/news/iran-i190464-ayatullah_khatami_musuh_akan_membawa_mimpinya_hingga_ke_liang_kubur!
Khatib Salat Idul Adha Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami mengatakan, musuh-musuh berharap rakyat Iran akan lelah, namun dengan pertolongan Allah SWT, mereka akan membawa harapan itu ke liang kubur.
(last modified 2026-05-27T12:01:54+00:00 )
May 27, 2026 18:59 Asia/Jakarta
  • Khatib Salat Idul Adha Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami, Rabu (27/5/2026).
    Khatib Salat Idul Adha Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami, Rabu (27/5/2026).

Khatib Salat Idul Adha Tehran Ayatullah Sayid Ahmad Khatami mengatakan, musuh-musuh berharap rakyat Iran akan lelah, namun dengan pertolongan Allah SWT, mereka akan membawa harapan itu ke liang kubur.

Parstoday — Seperti dilansir IRNA, Ayatullah Khatami dalam khutbah Salat Idul Adha 1447 H di Universitas Tehran pada Rabu (27/5/2026) menyebut contoh nyata ketakwaan pada masa kini adalah perlawanan dan ketidaklelahannya dalam menempuh jalan kebenaran.

"Apa yang telah dilakukan rakyat Iran selama 87 malam ini dan yang akan terus mereka lanjutkan hingga kemenangan akhir, adalah contoh nyata ketakwaan,” kata Ayatullah Khatami saat menyinggung Epik Dukungan Rakyat Iran kepada Republik Islam dan penegasan terhadap perlawan terhadap agresor, yang dilakukan setiap malam sejak agresi militer Amerika Serikat dan Zionis Israel.

Khatami menambahkan, “Musuh-musuh menginginkan kalian, rakyat Iran, menjadi lelah. Namun dengan rahmat Allah SWT, mereka akan membawa keinginan mereka itu ke kubur. Bangsa ini akan membuat (rasa) kelelahan menjadi lelah, tetapi mereka sendiri tidak akan lelah.”

Ayatullah Khatami mengutip sebuah riwayat dari Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan: “Barang siapa yang tunduk pada kehinaan, maka ia bukan bagian dari kami.” Dia menjelaskan bahwa menerima kehinaan bukan hanya sesuatu yang tercela, tetapi merupakan puncak kerendahan moral.

"Musuh-musuh kalian, khususnya penghuni Istana Hitam yang secara keliru disebut ‘Gedung Putih’, menginginkan kehinaan bangsa Iran. Namun mereka akan membawa impian itu ke dalam kubur," tegasnya.

Ayatullah Khatami juga menyebut Amerika Serikat sebagai salah satu pembohong terbesar dalam sejarah, dan mengatakan, "Musuh seharusnya sekali saja mengatakan kebenaran agar dunia melihat apakah mereka memahami arti kejujuran atau tidak. Gen Trump adalah gen kebohongan. Dalam perundingan, baik pada putaran pertama maupun kedua, ia selalu datang dengan tipu daya dan kebohongan. Tujuan musuh bukanlah negosiasi, melainkan menyerahnya bangsa Iran.”

Ulama Iran itu juga mengutip pesan terbaru Pemimpin Besar Revolusi Islam kepada para jemaah haji bahwa “bangsa Iran telah menggagalkan upaya musuh untuk menundukkan negeri ini.”

Di bagian lain dari khutbahnya, Ayatullah Khatami menyinggung “Armada Sumud” yang berkumpul dari berbagai penjuru dunia untuk mendukung rakyat Gaza yang tertindas. Menurutnya, gerakan itu menunjukkan dua hal penting. Pertama, bahwa hati nurani kemanusiaan masih hidup.

"Mereka tahu rezim Zionis akan memperlakukan mereka secara kriminal, namun tetap menjalankan armada tersebut. Membela kaum tertindas adalah sebuah nilai, bahkan jika seseorang bukan Muslim," tegasnya.

Dia mengatakan, hal kedua yang ditunjukkan peristiwa itu adalah “puncak kebejatan, kejahatan, dan kekejaman rezim jagal dan ilegal Zionis.” Menurutnya, noda kejahatan itu melekat bukan hanya pada, tetapi juga pada Donald Trump yang mendukung rezim pembunuh anak-anak tersebut. (RA)