Mearsheimer: AS Tak Punya Pilihan Selain Menyetujui Tuntutan Iran
-
John Mearsheimer, pakar hubungan internasional AS
Pars Today - John Mearsheimer, pakar hubungan internasional AS, menyatakan bahwa satu-satunya cara untuk membuka Selat Hormuz adalah dengan penerimaan tuntutan Iran oleh Amerika Serikat.
Melaporkan Pars Today dari IRIB, Rabu, 19 Agustus 2026, John Mearsheimer, pakar hubungan internasional AS dan profesor ilmu politik di Universitas Chicago, mengatakan, "Sulit dipahami bagaimana AS bisa mencapai bahkan kemenangan terbatas dalam konflik dengan Iran. Washington, jika berharap membuka selat dan mencegah bencana ekonomi, tidak punya banyak pilihan selain menyetujui hampir semua tuntutan Iran."
Profesor ini mengingatkan bahwa AS pada awal perang terhadap Iran memiliki empat tujuan utama (perubahan rezim, pengakhiran kemampuan pengayaan uranium, penghancuran kemampuan rudal, dan penghentian dukungan Iran terhadap kelompok perlawanan), tetapi tidak mencapai satupun dari tujuan tersebut, dan tidak ada peluang untuk mewujudkannya.
John Mearsheimer menegaskan, "AS tidak memiliki opsi militer, dan eskalasi akan menjadi bencana bagi Amerika. Sebaliknya, Iran percaya bahwa mereka memiliki opsi militer dan dapat mengubah persamaan."
"John Mearsheimer, profesor ilmu politik Universitas Chicago, menyatakan bahwa AS gagal mencapai keempat tujuan perangnya melawan Iran; perubahan rezim, penghentian pengayaan uranium, penghancuran rudal, dan penghentian dukungan terhadap kelompok perlawanan, dan kini tidak punya pilihan selain menerima tuntutan Iran."(Sail)