Harga Gas di Eropa Mencapai Level Tertinggi Sejak 2022
-
Harga gas di Eropa naik
Pars Today - Dengan memperhatikan perkembangan kawasan dan ketegangan militer di Selat Hormuz, harga gas di Eropa mencapai level tertinggi sejak Desember 2022.
Melansir kantor berita Mehr News yang mengutip RT, harga gas di bursa Eropa melampaui seribu dolar per seribu meter kubik. Kenaikan harga ini tercatat untuk pertama kalinya sejak 22 Desember 2022.
Harian Rusia Izvestia sebelumnya, dengan menekankan bahwa pasar bahan bakar Eropa menyaksikan peningkatan ketidakstabilan, menulis bahwa pasar ini kini hingga 60 persen bergantung pada sumber gas Amerika dan Norwegia.
Harian ini mengutip para pakar yang menyatakan bahwa ancaman utama pada musim dingin tahun ini, selain kekurangan bahan bakar, dapat berupa gelombang baru kenaikan harga. Uni Eropa memasuki musim dingin sementara tingkat cadangan gasnya hanya 65,6 persen, yang merupakan angka terendah dalam 15 tahun terakhir.
Harian ini menilai situasi Selat Hormuz sebagai salah satu faktor yang dapat memperumit kondisi gas di Eropa. Sekitar 20 persen dari sumber gas alam cair di dunia, khususnya sumber daya Qatar, melewati selat ini.
"Harga gas di Eropa melonjak melewati $1.000 per seribu meter kubik, level tertinggi sejak 22 Desember 2022, akibat ketegangan militer di Selat Hormuz. Pasar bahan bakar Eropa kini hingga 60% bergantung pada gas Amerika dan Norwegia. Uni Eropa memasuki musim dingin dengan cadangan gas hanya 65,6%, terendah dalam 15 tahun."(Sail)