Menlu Iran Ajak Presiden Baru AS Pahami Realitas Dunia
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif, mengajak presiden baru Amerika Serikat untuk secara tepat memahami realitas regional dan dunia.
Dalam mereaksi terpilihnya Donald Trump sebagai presiden baru AS, Zarif pada Rabu (9/11/2016) mengatakan Iran tidak akan ikut campur dalam urusan internal negara lain, itu adalah pilihan rakyat Amerika.
Namun, lanjutnya, presiden baru AS harus memahami realitas dunia dan wilayah Timur Tengah saat ini dan menghadapinya dengan realistis.
"Kami yakin masyarakat internasional juga mengharapkan hal yang sama dari AS," ujarnya.
"Tehran dan Washington tidak memiliki hubungan politik, namun AS terikat oleh sebuah komitmen multilateral dalam Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) dan ini harus dilaksanakan," tegas Zarif. (RM)