Brigjen Farajpour Jelaskan Tujuan Manuver Militer Terbaru Iran
Juru bicara manuver gabungan militer Republik Islam Iran dan pasukan Garda Revolusi Islam dengan sandi Modafe'an-e Aseman-e Velayat 7 mengatakan, pertunjukan kekuatan Angkatan Bersenjata Iran terutama pertahanan udara di kawasan dan dunia merupakan tujuan penting dari pelaksanaan latihan ini.
Brigadir Jenderal Abbas Farajpour Alamdari mengatakan hal itu dalam wawancara dengan sebuah saluran televisi Iran, Rabu (28/12/2016) malam.
Ia menilai manuver militer tersebut sebagai latihan untuk keterpaduan dan koordinasi yang diperlukan di antara unit-unit pertahanan udara Iran.
Menurutnya, manuver militer ini melibatkan sedikitnya 17.000 personil militer Iran dan diselenggarakan di area seluas lebih dari 496.000 kilometer persegi, di mana evaluasi terhadap sistem-sistem pertahanan di lebih dari 1.000 titik dan latihan kemandirian taktis unit-unit utama pertahanan udara dalam kondisi khusus dan krisis merupakan tujuan lain dari manuver tersebut.
Brigjen Farajpour menambahkan, pelaksanaan pertahanan komprehensif yang terkombinasi dari pertahanan aktif dan pasif, evaluasi kekuatan perang elektronik ofensif dan kemampuan sistem elektronik adalah program-program lain dalam manuver gabungan Modafe'an-e Aseman-e Velayat 7.
Jubir Manuver Militer Modafe'an-e Aseman-e Velayat 7 lebih lanjut menuturkan, peluncuran rudal buatan dalam negeri Mersad di Pulau Kharg di jantung Teluk Persia merpakan prestasi militer baru Iran.
Menurutnya, upgrade sistem S-200 dan sistem peperangan elektronik baru juga merupakan prestasi militer Iran.
Manuver Gabungan militer Iran dan Pasdaran bersandi Modafe'an-e Aseman-e Velayat 7 dumulai pada Senin, 26 Desember 2016.(RA)