Direktur IRIB: Media Takfiri, Musibah bagi Dunia Islam
https://parstoday.ir/id/news/iran-i40514-direktur_irib_media_takfiri_musibah_bagi_dunia_islam
Direktur Lembaga Penyiaran Nasional Republik Islam Iran (IRIB) menilai media-media Takfiri sebagai musibah bagi dunia Islam.
(last modified 2026-02-01T17:53:24+00:00 )
Jul 05, 2017 04:31 Asia/Jakarta
  • Abdolali Ali-Askari, Direktur IRIB
    Abdolali Ali-Askari, Direktur IRIB

Direktur Lembaga Penyiaran Nasional Republik Islam Iran (IRIB) menilai media-media Takfiri sebagai musibah bagi dunia Islam.

Abdolali Ali-Askari mengatakan, konspirasi media-media Takfiri yang memperoleh dukungan dari musuh-musuh Islam harus digagalkan melalui "komponen dan produk Islami."

Hal itu dikatakan Ali-Askari dalam acara penutupan Konferensi Kesembilan Persatuan Radio dan Televisi Islam yang digelar di Mashhad, timur laut Iran pada Selasa (4/7/2017).

Ia menegaskan, dalam perang media dan budaya –dengan produk-produk halal dan Islami– harus menang. Menurutnya, peradaban besar mendatang adalah peradaban Islam yang muncul dari Timur Tengah.

"Musuh-musuh Islam berusaha melemahkan kemampuan umat Islam dengan cara menciptakan konflik di kawasan," imbuhnya.

Direktur IRIB juga menilai Persatuan Radio dan Televisi Islam sebagai suara ketertindasan rakyat Irak, Suriah, Yaman dan Palestina.

"Media-media Islam telah berubah menjadi kekuatan internasional," pungkasnya.

Konferensi Ke-9 Persatuan Radio dan Televisi Negara-negara Muslim dibuka di Mashhad pada Minggu dan dihadiri oleh 600 tamu dari dalam dan luar negeri.

230 jaringan televisi dan radio dari 36 negara dunia juga berpartisipasi dalam even yang diselenggarakan dari tanggal 2-4 Juli 2017 tersebut.

Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan dan Kebudayaan PBB (UNESCO) yang berafiliasi dengan Organisasi Kerjasama Islam (OKI), di mana OKI beranggotakan 57 negara Muslim, telah memilih kota Mashhad sebagai ibukota Kebudayaan Dunia Islam di Asia untuk tahun 2017. (RA)