Manuver Ketujuh Kekuatan Udara Fada'eeyan-e Harim-e Velayat Dimulai
https://parstoday.ir/id/news/iran-i46406-manuver_ketujuh_kekuatan_udara_fada'eeyan_e_harim_e_velayat_dimulai
Manuver Ketujuh Kekuatan Udara Fada'eeyan-e Harim-e Velayat yang melibatkan semua pangkalan udara Republik Islam Iran telah dimulai pada Selasa pagi, 31 Oktober 2017.
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Okt 31, 2017 11:58 Asia/Jakarta
  • Pasukan AU RII.
    Pasukan AU RII.

Manuver Ketujuh Kekuatan Udara Fada'eeyan-e Harim-e Velayat yang melibatkan semua pangkalan udara Republik Islam Iran telah dimulai pada Selasa pagi, 31 Oktober 2017.

Manuver bersandi "Ya Abal Fadl Abbas" ini digelar di wilayah umum Isfahan, Iran tengah.

Seperti dilansir IRIB, Brigadir Jenderal Massoud Rouzkhosh, juru bicara Manuver Ketujuh Kekuatan Udara Fada'eeyan-e Harim-e Velayat pada Selasa (31/10/2017) mengatakan, manuver dua hari ini melibatkan berbagai jenis pesawat pemburu dan pencegat, pesawat pembom, pesawat transportasi semi berat dan ringan, pesawat komunikasi, pesawat pengintai dan penyadap elektronik, pesawat pengisi bahan bakar serta berbagai jenis pesawat tanpa awak (drone).

Menurutnya, tujuan pelaksanaan manuver tesebut adalah untuk melaksanakan latihan militer tahunan, meningkatkan level kemampuan dan keterampilan para komandan dalam perencanaan dan kontrol berbagaioperasi udara di lingkungan nyata perang elektronik, memperbarui berbagai sistem dan menguji prestasi-prestasi pertahanan serta menampilkan sudut dari kekuatan tempur Angkatan Bersenjata Iran.

Brigjen Rouzkhosh mengatakan, poros utama Manuver Ketujuh Kekuatan Udara Fada'eeyan-e Harim-e Velayat adalah untuk menghancurkan target-target di darat dan udara.

"Pasukan Angkatan Udara Militer –yang berada di samping kekuatan Angkatan Bersenjata Republik Islam lran lainnya dan di bawah komando Panglima Tertinggi Seluruh Korps Angkatan Bersenjata– memikul tanggung jawab untuk menjamin keamanan zona udara negara ini. Pesan manuver ini kepada negara-negara regional adalah keamanan, stabilitas, persahabatan dan perdamaian berkelanjutan di kawasan," pungkasnya. (RA)