Lawatan Presiden Iran ke Pakistan
Pertemuan dengan Perdana Menteri Pakistan, Navaz Sharif, menghadiri acara penandatanganan nota kesepahaman kerja sama antara pejabat Iran dan Pakistan, hadir dalam konferensi pers bersama, dan menghadiri jamuan makan malam dengan perdana menteri Pakistan, termasuk agenda kunjungan resmi hari pertama presiden Iran, Hassan Rohani ke Pakistan.
Hassan Rohani bersama delegasi politik dan ekonomi Iran hari Jumat (25/3) mengunjungi Pakistan. Dalam pertemuan dengan Navaz Sharif, Rohani menyebut Pakistan sebagai negara sahabat, saudara dan tetangga dengan berbagai kesamaan budayanya.
Presiden Iran menegaskan Tehran menyambut peningkatan hubungan bilateral dengan Islamabad di berbagai bidang. Rohani dalam statemennya menyinggung potensi besar kedua negara untuk memperluas kerja sama, terutama di bidang ekonomi.
"Nilai neraca perdagangan kedua negara dalam beberapa tahun mendatang dengan disiapkannya berbagai regulasi yang mendukung di bidang perdagangan dan perbankan akan mencapai lima miliar dolar," ujar presiden Iran hari Jumat.
Sementara itu, perdana menteri Pakistan mengatakan, ekonomi Iran dan Pakistan komplementer, dan Islamabad bertekad untuk meningkatkan kerja sama dengan Tehran di berbagai bidang. Navaz Sharif menegaskan, peningkatan hubungan perdagangan kedua negara dengan target menembus lima miliar dolar
merupakan keinginan pemerintah Pakistan dan program strategis lima tahun perdagangan sebagai kerangka yang tepat untuk mewujudkannya.
Hal senada juga ditegaskan presiden Iran dalam konferensi pers pasca penandatanganan enam nota kerja sama antara Iran dan Pakistan di Islamabad. Presiden Rohani menegaskan keamanan Pakistan adalah keamanan Iran juga, dan kedua negara bertekad serius memerangi terorisme.
Pasca penandatanganan nota kerja sama bilateral oleh pejabat terkait Iran dan Pakistan, Navaz Sharif menyinggung pengaruh sanksi terhadap hubungan ekonomi negaranya dengan Iran.
"Islamabad bertekad serius untuk mengoptimalkan atmosfir pasca sanksi demi meningkatkan hubungan perdagangan dan ekonomi dengan Iran," ujar Navaz Sharif.
"Untuk mendukung aktivitas perdagangan dan ekonomi antara Iran dan Pakistan sekaligus memudahkan hubungan rakyat kedua negara, akan dibangun dua poin penyeberangan perbatasan bersama Iran dan Pakistan," tegasnya.
Presiden Iran Jumat sore tiba di Islamabad. Setelah bertemu dengan Perdana Menteri Pakistan, kemudian menghadiri penandatanganan nota kerja sama kedua negara dan acara jamuan makan malam dengan Navaz Sharif. Di hari kedua kunjungannya, Hassan Rohani bertemu dengan Presiden Pakistan, Mamnoon Hossein, dan penasehat perdana menteri Sartaz Aziz.
Agenda utama lawatan presiden Iran ke Pakistan meningkatkan kerja sama perdagangan dan ekonomi pasca pancabutan sanksi. Kunjungan presiden Iran ke Islamabad didampingi Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif, Menteri Perminyakan Iran, Bijan Namdar Zanganeh, Menteri Industri, Pertambangan dan Perdagangan, Mohammad Nemat Zadeh, dan Menteri Energi, Hamed Chitchian.
Selain itu, Menteri Dalam Negeri, Abdol Reza Rahmani Fazeli, Menteri Kesehatan, Seyyed Hassan Ghazi Zadeh Hashemi, dan Gubernur Bank Sentral Iran, Valiollah Seif dan kepala Kadin Iran, Mohsen Jalalpour ikut mendampingi presiden Iran mengunjungi Islambad.(PH)