Presiden Iran Jelaskan Pesan Revolusi Islam
https://parstoday.ir/id/news/iran-i51381-presiden_iran_jelaskan_pesan_revolusi_islam
Presiden Republik Islam Iran mengatakan, pesan Revolusi Islam adalah kemerdekaan, kemandirian, independensi, tidak dibiarkannya pihak asing untuk mencampuri urusan dalam negeri Iran dan hubungan yang adil dengan dunia.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Feb 11, 2018 00:36 Asia/Jakarta
  • Hassan Rouhani, Presiden RII.
    Hassan Rouhani, Presiden RII.

Presiden Republik Islam Iran mengatakan, pesan Revolusi Islam adalah kemerdekaan, kemandirian, independensi, tidak dibiarkannya pihak asing untuk mencampuri urusan dalam negeri Iran dan hubungan yang adil dengan dunia.

Hassan Rouhani menjelaskan hal itu dalam pidatonya di hadapan para duta besar negara-negara dunia dan perwakilan dari berbagai organisasi asing di Tehran, ibukota Iran, Sabtu (10/2/2018).

Ia menambahkan, 39 tahun lalu menyusul penghinaan terhadap rakyat Iran oleh intervensi Amerika Serikat, Revolusi Islam mencapai hasilnya.

"Pesan Revolusi Islam bukan mengeluarkan sebuah model pemerintahan ke negara-negara regional dan dunia dan juga bukan agresi terhadap negara-negara di kawasan," ujarnya.

Presiden Iran lebih lanjut menyinggung bahwa dalam paradigma baru, negara-negara Timur Tengah sayangnya belum memasuki rantai ekonomi global.

"Republik Islam Iran yang memiliki tenaga kerja terdidik, keamanan tinggi, persatuan dan hubungan bersahabat dan damai dengan berbagai etnis dan agama  bisa menjadi pintu gerbang bagi masuknya Timur Tengah ke arah paradigma baru," jelasnya.

Di bagian lain pidatonya, Rouhani menegaskan, Iran menganggap solusi atas berbagai krisis di kawasan hanya melalui jalur politik dan diplomatik.

"Solusi militer, intervensi asing dan pengiriman senjata bukan solusi tepat untuk menyelesaikan persoalan. Permasalahan di kawasan harus diselesaikan dan mencapai stabilitas dan keamanan penuh melalui dialog dan solusi politik," tuturnya.

Presiden Iran juga menegaskan bahwa perjanjian nuklir JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) adalah model yang sangat penting dengan pendekatan damai untuk menyelesaikan persoalan global.

"Jika pihak-pihak JCPOA terutama AS komitmen penuh dengan kewajibannya, maka kita hari ini akan melihat kawasan yang lebih aman dan hubungan politik yang lebih baik di tingkat regional dan dunia," terangnya.

Rouhani menandaskan, jika JCPOA dilaksanakan dengan sempurna, maka Iran siap untuk masuk ke dalam dialog tentang masalah rumit dan penting lainnya dengan pihak lain.

Namun Presiden Iran menegaskan, jika AS melakukan kesalahan dalam perjanjian nuklir ini, maka negara itu akan mengalami banyak kerugian dan Tehran –yang memiliki solusi-solusi tepat– telah siap untuk menghadapi kondisi itu. (RA)