Shamkhani: Penembakan F-16 Israel Ubah Perimbangan di Kawasan
-
Ali Shamkhani, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional RII.
Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Republik Islam Iran mengatakan, penembakan jet tempur F-16 milik rezim Zionis Israel oleh Pertahanan Udara Suriah menyebabkan perubahan dalam perimbangan di kawasan.
Ali Shamkhani mengatakan hal itu dalam wawancara dengan Russia Today di sela-sela pawai akbar memperingati Hari Ulang Tahun Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-39 pada hari Minggu (11/2/2018).
Pertahanan Udara Suriah pada Sabtu dini hari merespon serangan militer rezim Zionis ke negara Arab itu dengan menembak jatuh jet tempur F-16 Israel.
Pasca insiden tersebut, militer Israel melanjutkan serangannya ke Suriah, namun Unit Pertahanan Udara negara ini berhasil menggagalkannya.
Militer Israel dalam sebuah pernyataan, mengakui bahwa jet tempur F-16 miliknya yang jatuh di wilayah al-Jalil, utara Palestina pendudukan (Israel) akibat tembakan rudal Unit Pertahanan Udara Suriah.
"Jatuhnya jet tempur rezim Zionis (Israel) oleh Unit Pertahanan Udara Suriah menunjukkan bahwa setiap kesalahan yang dilakukan oleh rezim ini tidak akan dibiarkan tanpa respon," kata Shamkhani.
Shamkhani lebih lanjut membantah peran dan keterlibatan Iran dalam penembakan jet tempur rezim Zionis di Suriah.
"Pertahanan Udara Suriah menarget jet tempur Israel yang melanggar zona udara Suriah dan kedaulatan negara ini," terangnya.
Di bagian lain statemennya, Sekretaris Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran menyinggung kondisi Amerika Serikat di Afghanistan, Irak, Suriah dan Lebanon.
"AS, rezim Zionis dan sekutu-sekutu mereka sedang berusaha untuk mematahkan kekuatan rakyat Republik Islam Iran," ujarnya.
Menurutnya, kekuatan Iran dicapai dengan dukungan bangsa-bangsa tertindas regional dan Muqawama.
"Upaya untuk mengisolasi Republik Islam Iran bertujuan untuk mencegah berubahnya negara ini menjadi model bagi bangsa-bangsa regional dan membatasi pengaruh Revolusi Islam Iran," pungkasnya.

Jutaan rakyat Iran berpartisipasi dalam pawai akbar memperingati Kemenangan Revolusi Islam Iran ke-39. Pawai ini digelar pada hari Minggu secara serentak di kota Tehran dan di lebih dari 1000 kota lainnya dan 4000 desa di seluruh negeri.
Revolusi Islam Iran yang dipimpin oleh Imam Khomeini mencapai kemenangan dalam melawan rezim diktator Pahlevi pada tanggal 11 Februari 1979 (22 Bahman 1357 HS). (RA)