Iran Buka Kanal Valuta Asing dengan Eropa
-
Gubernur Bank Sentral Republik Islam Iran, Abdolnaser Hemmati
Gubernur Bank Sentral Republik Islam Iran, Abdolnaser Hemmati mengumumkan, akan dibuka kanal finansial baru bagi eksportif Eropa dan Iran. Kinerja kanal ini menurutnya sebuah bentuk perjanjian finansial bilateral antara Iran dan Eropa.
"Pembentukan kanal finansial ini didasari oleh kesadaran bersama di mana perusahaan Iran dan Eropa tetap berminat menjalin dan melanjutkan hubungan perdagangan mereka meski AS telah keluar secara sepihak dari JCPOA," tulis Hemmati di jejaring sosial seperti dilaporkan ISNA.
Ia menambahkan, kedua pihak telah mengagendakan pembentukan kanal finansial Eropa untuk menghapus kendala yang berkaitan dengan pembayaran transaksi.
"Kanal finansial Iran dan Eropa memungkkan eksportir Eropa dan Iran menerima valuta asing hasil penjualan produk mereka dan kanal ini akan memainkan perjanjian finansial antara Iran dan Uni Eropa," ungkap Gubernur Bank Sentral Iran.
Hemmati menambahkan, perincian kanal finansial Eropa untuk perdagangan antara Iran dan Uni Eropa telah dibahas di pertemuan tiga pekan lalu di Brussels.
Presiden AS Donald Trump 8 Mei 2018 secara sepihak mengumumkan keluar dari JPCOA. Sementara itu, negara lain di JCPOA seraya mengkritik keputusan Trump menyatakan mereka komitmen dengan perjanjian nuklir dengan Iran. (MF)