Rouhani: Quds Ibukota Abadi Palestina dan Golan Milik Suriah
-
Rouhani dan PM Irak Adil Abdul-Mahdi
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani seraya menekankan bahwa Quds ibukota abadi Palestina dan Dataran Tinggi Golan miliki Suriah mengatakan, segala bentuk langkah yang bertentangan dengan hal ini, tentu melawan sejarah dan melanggar ketentuan PBB.
Hassan Rouhani Sabtu (6/4) di pertemuan delegasi tinggi Iran dan Irak di Tehran menambahkan, tak diragukan lagi Golan bagian dari wilayah Suriah yang dijajah oleh Israel dan tidak ada pandangan yang mampu mengubah realita sejarah ini.
Di kesempatan tersebut Rouhani juga menekankan urgensitas diakhirinya pembantaian dan perang di Yaman. "Pastinya solusi krisis Yaman adalah solusi politik, dan kami berharap mampu dapat bekerja sama demi memulihkan perdamaian dan keamanan di Yaman serta pengiriman bantuan kemanusiaan makanan dan obat-obatan kepada rakyat Yaman," papar Rouhani.
Ia juga menekankan pentingnya upaya bersama untuk menyelesaikan krisis dan isu-isu regional. "Pemulihan keamanan penuh di Suriah dan pembangunan negara ini sangat penting bagi Iran dan Irak sebagai dua negara berpengaruh di kawasan," tegas Rouhani.
Sementara itu, Perdana Menteri Irak Adil Abdul-Mahdi di pertemuan ini seraya memuji pelayanan Iran sebagai tuan rumah yang ramah menyebut tujuan kunjungannya ke Iran untuk menindaklanjuti serta mengawasi implementasi kesepakatan yang telah diraih serta penekanan terhadap pembangunan dan pengokohan hubungan Tehran-Baghdad.
Abdul-Mahdi menyebut positif keputusan pemerintah Iran dan Irak untuk mengratiskan visa kunjungan dan demi memperluas hubungan serta kerja sama kedua negara. "Dengan keputusan ini, hubungan dekat rakyat antara kedua negara, pedagang, aktivis ekonomi, bisnismen, mahasiswa dan pelajar semakin mudah," papar Abdul-Mahdi. (MF)