Imam Jumat Tehran: Eropa Diuji di JCPOA
-
Hujjatul Islam Haj Ali Akbari
Khatib shalat Jumat Tehran menyinggung dihentikannya sejumlah langkah Iran di Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA), dengan menekankan, Dewan Keamanan PBB, masyarakat dunia dan Eropa tengah mendapat ujian besar di kesepakatan nuklir.
Hujjatul Islam Mohammad Javad Haj Ali Akbari dalam khutbah shalat Jumat pekan ini di Tehran mengatakan, rakyat Iran dengan persatuannya akan mengalahkan musuh.
Beliau menambahkan, kemarahan Eropa atas dihentikannya sejumlah langkah Iran di JCPOA mengindikasikan kebenaran jalan Republik Islam untuk merealisasikan kepentingan nasionalnya.
Hujjatul Islam Haj Ali Akbari menekankan, dihentikannya sejumlah langkah Iran di JCPOA merupakan langkah awal dan jika Eropa tidak menjalankan janjinya dalam kesepakatan nuklir, Iran akan mengambil langkah lanjutan setelah tenggat waktu 60 hari berakhir.
Khatib shalat Jumat Tehran juga menyoroti sejumlah negara yang menolak mengiringi sanksi Amerika Serikat terhadap Iran dan mengungkapkan, rakyat Eropa tidak mampu menanggung pengeluaran Amerika dan peristiwa seperti Brexit di Inggris dan demo rompi kuning di Perancis menunjukkan kedalaman krisis Eropa.
Di bagian lain khutbahnya, Haj Ali Akbar menekankan bahwa front imperialis dunia dan khususnya AS serta rezim Zionis Israel mulai mengalami keruntuhan,
Hujjatul Islam Haj Ali Akbari juga menegaskan, segitiga kekuatan dunia berada di tangan poros muqawama dan ideologi resistensi mulai menyebar di dunia.
Imam Jumat Tehran menjelaskan bahwa Israel merupakan sekutu terbesar AS dalam memblokade jaringan muqawama, dan menandaskan, balasan tegas roket-roket muqawama atas kejahatan Israel mengindikasikan bahwa kurang dari 48 jam rezim penjajah dan ilegal ini mengalami kekalahan. (MF)