Rouhani: Iran tidak akan Tunduk pada Kekuatan Arogan
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70720-rouhani_iran_tidak_akan_tunduk_pada_kekuatan_arogan
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Sabtu malam (01/06) seraya menekankan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah tunduk dan menyerah pada kekuatan arogan mengatakan, bangsa Iran adalah bangsa rasional dan bersedia berunding dengan mereka yang terhormat, bukannya mereka yang sudak memerintah di perundingan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 02, 2019 11:59 Asia/Jakarta
  • Presiden Hassan Rouhani
    Presiden Hassan Rouhani

Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani Sabtu malam (01/06) seraya menekankan bahwa rakyat Iran tidak akan pernah tunduk dan menyerah pada kekuatan arogan mengatakan, bangsa Iran adalah bangsa rasional dan bersedia berunding dengan mereka yang terhormat, bukannya mereka yang sudak memerintah di perundingan.

Menurut laporan pusat penerangan kepresidenan Iran, Hassan Rouhani saat bertemu dengan atlet dan juara nasional Iran mengisyaratkan sanksi dan represi Amerika terhadap Iran. Ia mengatakan, AS melalui perhitungan keliru berpikir mampu memaksa bangsa Iran bertekuk lutut dalam beberapa bulan, namun bangsa ini melalui resistensinya akan memaksa musuh mundur.

Pertemuan Presiden Iran dengan para atlet

Presiden Iran seraya menekankan bahwa AS tidak mampu memaksa Iran bertekuk lutut menjelaskan, Republik Islam Iran pastinya akan keluar sebagai pemenang di medan pertempuran dengan musuh.

 

Amerika Serikat setelah keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) menerapkan represi total terhadap Iran.

 

Presiden AS Donald Trump Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan negaranya keluar dari kesepakatan nuklir ini dan memulihkan kembali sanksi ilegal terhadap Tehran.

 

Langkah Trump ini menuai kecaman luas baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.

 

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada Selasa 14 Mei ketika bertemu dengan para pejabat pemerintah menegaskan, opsi pasi bangsa Iran adalah melawan Amerika dan dalam konfrontasi ini bangsa Iran akan memaksa Washington mundur.

 

Republik Islam Iran memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi-aksi poros AS, Saudi dan Israel di kawasan.