Komandan IRGC Jelaskan Misi Manuver Militer Payambar 'Azam-14
Komandan Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC), mengatakan pengembangan peralatan dan senjata Iran didasarkan pada sifat dengan ancaman dan pemahaman yang jelas tentang titik kekuatan dan kelemahan musuh.
"Latihan pasukan IRGC diadakan dengan tujuan untuk memastikan kekuatan perlindungan terhadap kepentingan bangsa Iran," kata Brigadir Jenderal Hossein Salami ketika meninjau pelaksanaan manuver militer Payambar 'Azam-14 di Teluk Persia dan Selat Hormuz, Selasa (28/7/2020).
"Kebijakan kami dalam melindungi kepentingan vital bangsa Iran bersifat defensif. Dalam artian, kami tidak akan memulai serangan terhadap negara mana pun, tetapi taktik dan operasi kami benar-benar ofensif," ujarnya.
Komandan IRGC menjelaskan bahwa apa yang ditampilkan hari ini dalam latihan pasukan angkatan laut dan angkatan udara IRGC sepenuhnya bersifat ofensif.
"Manuver ini mensimulasikan serangan terhadap kapal-kapal musuh yang mengganggu dengan kombinasi penembakan rudal, pertempuran laut, dan operasi peletakan ranjau," kata Brigjen Salami.
Tahap akhir manuver militer Payambar 'Azam-14 yang diikuti oleh angkatan laut dan angkatan udara IRGC dimulai dari Selasa kemarin di wilayah Provinsi Hormuzgan, barat Selat Hormuz, dan Teluk Persia hingga ke daratan dan udara wilayah Iran. (RM)