-
Dapat Ampunan, Teroris Daesh Menyerahkan Diri ke Taliban
Nov 25, 2021 14:11Hampir 100 teroris Daesh kembali menyerahkan diri kepada pasukan Taliban di Provinsi Nangarhar, Afghanistan.
-
Pentagon: Kami Tak akan Keluar dari Irak
Nov 24, 2021 17:47Seorang pejabat Departemen Pertahanan Amerika Serikat, Pentagon mengatakan, pasukan AS, setelah operasi-operasi militer mereka berakhir pada 31 Desember 2021, masih akan tetap tinggal di Irak.
-
Puluhan Teroris Daesh di Afghanistan Menyerah
Nov 23, 2021 17:42Sebanyak 80 teroris Daesh menyerahkan diri kepada Taliban di Provinsi Nangarhar, Afghanistan.
-
Laporan Utusan Khusus PBB untuk Afghanistan ke Dewan Keamanan
Nov 19, 2021 09:50Dalam laporannya ke Dewan Keamanan PBB, utusan khusus PBB untuk Afghanistan, Deborah Lyons menyatakan keraguan tentang kemampuan pemerintah sementara Taliban untuk menangani kelompok teroris ISIS. Selain itu, katanya, setelah Taliban menguasai Afghanistan, masyarakat Afghanistan merasa dilupakan oleh dunia internasional.
-
Pejabat PBB Ragukan Kemampuan Taliban Tumpas Daesh
Nov 18, 2021 15:09Utusan Khusus PBB untuk Afghanistan menyampaikan keraguannya tentang kemampuan Taliban untuk menumpas kelompok teroris Daesh.
-
Taliban Tangkap 11 Teroris Daesh di Afghanistan
Nov 16, 2021 18:39Sebanyak 11 anggota kelompok teroris Daesh ditangkap di Provinsi Daikundi, Afghanistan.
-
Taliban Gelar Operasi Menumpas Daesh di Afghanistan
Nov 16, 2021 13:41Taliban mengumumkan telah memulai operasi penumpasan kelompok teroris Daesh di Afghanistan Selatan.
-
Pejabat Tinggi AS Temui Pemberontak Kurdi di Suriah
Nov 15, 2021 09:35Para pejabat dari Departemen Luar Negeri AS bertemu pemimpin Pasukan Demokratik Suriah ( SDF) di timur laut negara itu pada Minggu (14/11/2021) malam.
-
Daesh Bertanggung Jawab atas Ledakan Minibus di Kabul
Nov 15, 2021 08:37Kelompok teroris Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap sebuah minibus di Kabul, ibu kota Afghanistan.
-
Saat Kajahatan Perang AS di Suriah Terungkap
Nov 14, 2021 13:23Koran New York Times seraya merilis laporan menyatakan bahwa militer Amerika Serikat melalui serangan udara di Suriah selama apa yang mereka klaim sebagai perang melawan Daesh (ISIS) telah melakukan kejahatan perang dengan membantai puluhan perempuan dan anak-anak.