-
Militer Yaman: Provinsi Al Bayda Sepenuhnya Bebas dari Tangan Saudi
Sep 23, 2021 17:13Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman mengumumkan, Provinsi Al Bayda sepenuhnya berhasil dibebaskan dari tangan pasukan bayaran Koalisi Arab Saudi.
-
Al Hashd Al Shaabi Gagalkan Plot Daesh Targetkan Peziarah Arbain
Sep 22, 2021 17:35Al Hashd al Shaabi berhasil menggagalkan plot teror kelompok teroris Daesh untuk menargetkan peziarah Arbain Imam Hussein di provinsi Babil.
-
Diserang Bom, Taliban: Ini Teror Terakhir ISIS di Afghanistan !
Sep 22, 2021 10:08Juru bicara Taliban mengecam ledakan bom yang terjadi beberapa hari lalu di Nangarhar. Menurutnya, ledakan ini akan menjadi serangan teror terakhir ISIS di Afghanistan.
-
Dua Bom Guncang Afghanistan
Sep 21, 2021 08:37Dua bom meledak di kota Jalalabad, ibu kota provinsi Nangarhar tadi malam.
-
Daesh Mengaku Serang Anggota Taliban di Afghanistan
Sep 20, 2021 05:57Kelompok teroris Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangkaian serangan bom di Afghanistan.
-
AS Pindahkan 60 Teroris ke Pangkalannya setelah Disuntik Vaksin Corona
Sep 19, 2021 14:04Amerika Serikat memindahkan 60 teroris Daesh dari salah satu penjara Pasukan Demokratik Suriah, SDF ke pangkalan militernya di selatan Al Hasakah, Suriah setelah disuntik vaksin Corona.
-
Daesh, Pelaku Peledakan Pipa Gas Suriah
Sep 19, 2021 08:22Kelompok teroris Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap pipa gas di daerah Deir Ali, Suriah yang menyebabkan pemadaman listrik di Damaskus.
-
Pasukan AS Ditarik Bertahap dari Irak
Sep 17, 2021 12:36Seorang anggota parlemen Irak di Komisi Pertahanan dan Keamanan mengatakan pasukan Amerika Serikat akan meninggalkan Irak mulai bulan depan.
-
Menlu AS Akui Tidak Tahu Target Serangan Dronenya Daesh atau Bukan
Sep 15, 2021 08:46Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken mengakui dirinya tidak tahu persis bahwa serangan drone militer AS menyasar kelompok teroris Daesh atau warga sipil di Afghanistan.
-
NY Times: Yang Dibom Drone AS di Kabul Bukan ISIS tapi Anak-Anak
Sep 11, 2021 12:26Menurut hasil penyelidikan yang dilakukan media Amerika Serikat, serangan drone yang diklaim menargekan ISIS-K atau ISIS Khorasan, ternyata membunuh seorang pekerja beserta sejumlah anak-anak yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan teroris.