-
Rudal Yaman Hantam Depot Senjata Saudi di Marib
Sep 26, 2021 14:00Depot senjata milik milisi bersenjata afiliasi Pasukan Koalisi Arab Saudi di selatan Provinsi Marib, dihantam dua rudal.
-
Legislator AS Ajukan Larangan Penjualan Amunisi Pintar ke Israel
Sep 20, 2021 09:54Seorang legislator Amerika Serikat telah mengajukan sebuah amandemen untuk melarang penjualan amunisi berpresisi tinggi ke Israel dan Arab Saudi.
-
AS Setujui Paket Baru Dukungan Militer ke Saudi
Sep 17, 2021 11:13Departemen Luar Negeri AS menyetujui paket baru dukungan militer senilai 500 juta dolar ke Arab Saudi.
-
Rusia: Tak Pernah Ada Indikasi Iran Produksi Senjata Nuklir
Sep 15, 2021 10:24Wakil tetap Rusia di Organisasi-organisasi Internasional di Wina mengatakan, Iran sampai sekarang tidak pernah menunjukkan indikasi sedang melakukan proyek pembuatan senjata atom, dan tuduhan-tuduhan terkait hal ini dilakukan untuk mempengaruhi dialog Wina.
-
Belarus akan Pasang Rudal S-400 di Perbatasan Ukraina
Sep 14, 2021 15:21Media Ukraina mengabarkan penempatan sistem anti-rudal S-400 oleh Belarus nanti setelah diterima dari Rusia.
-
Warga Palestina Tembaki Tentara Israel di Tepi Barat
Sep 12, 2021 05:58Sejumlah warga Palestina menembaki tentara rezim Zionis Israel saat tengah mengejar tahanan Palestina yang melarikan diri di barat kota Jenin, Tepi Barat.
-
Empat Gudang Senjata Daesh Ditemukan di Baghdad
Sep 09, 2021 14:36Pasukan Hashd al-Shaabi menemukan empat gudang penuh senjata milik teroris Daesh selama penyisiran distrik al-Tarmiyah di Baghdad Utara.
-
Suku Bersenjata Yaman Menyandera Konvoi Militer UEA
Sep 07, 2021 16:31Kelompok suku bersenjata Yaman menyandera salah satu konvoi militer Uni Emirat Arab, UEA, dan pasukan dukungannya.
-
Komandan Militer Iran: Sebagian Besar Alutsista Kami Buatan Lokal
Sep 02, 2021 12:39Komandan Militer Republik Islam Iran Mayor Jenderal Sayid Abdolrahim Mousavi mengatakan, sebagian besar alat utama sistem persenjataan (alutsista) kami adalah buatan dalam negeri.
-
Rusia Berharap Senjata AS Tak Dipakai dalam Perang Saudara Afghanistan
Aug 30, 2021 13:32Utusan khusus Presiden Rusia untuk urusan Afghanistan mengaku khawatir dengan banyaknya jumlah senjata yang ditinggalkan pasukan Amerika Serikat di Afghanistan. Pada saat yang sama ia mengabarkan kemungkinan partisipasi Rusia dalam rekonstruksi Afghanistan.