Irak Keluar dari Daftar Hitam Pencucian Uang Eropa
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i112946-irak_keluar_dari_daftar_hitam_pencucian_uang_eropa
Kementerian Luar Negeri Irak mengumumkan bahwa Irak telah dihapus dari daftar negara-negara berisiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jan 10, 2022 20:08 Asia/Jakarta
  • Bendera nasional Irak.
    Bendera nasional Irak.

Kementerian Luar Negeri Irak mengumumkan bahwa Irak telah dihapus dari daftar negara-negara berisiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme.

"Delegasi Uni Eropa dalam pertemuan dengan Perdana Menteri Mustafa al-Kadhimi, secara resmi mengumumkan penghapusan Irak dari daftar negara-negara berisiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme," kata pernyataan Kemenlu Irak pada Senin (10/1/2022) seperti dikutip laman ISNA.

Delegasi Uni Eropa mengucapkan selamat kepada al-Kadhimi atas keberhasilannya membawa Irak keluar dari daftar tersebut.

Selama pertemuan dengan al-Kadhimi, Duta Besar Uni Eropa untuk Irak Ville Varjola mengatakan bahwa Irak telah keluar dari daftar negara dengan risiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme.

Al-Kadhimi sebelumnya meminta negara-negara anggota Uni Eropa untuk menghapus Irak dari daftar, yang dapat membatasi transfer keuangan antar-negara dan menghalangi perusahaan swasta.

Pada tahun 2019, Uni Eropa memasukkan Irak bersama dengan beberapa negara lainnya, termasuk Afghanistan, Pakistan, Korea Utara, Suriah, dan Yaman ke daftar negara-negara berisiko tinggi pencucian uang dan pendanaan terorisme. (RM)