Politico: UE Hadapi Krisis Internal soal Dukungan untuk Ukraina
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i186148-politico_ue_hadapi_krisis_internal_soal_dukungan_untuk_ukraina
ParsToday – Majalah Amerika Politico melaporkan bahwa penolakan Viktor Orban untuk mendukung alokasi pinjaman 90 miliar euro Uni Eropa ke Kyiv telah memicu salah satu krisis internal paling serius di blok tersebut terkait dukungan untuk Ukraina.
(last modified 2026-02-27T05:45:42+00:00 )
Feb 27, 2026 12:42 Asia/Jakarta
  • Politico: UE Hadapi Krisis Internal soal Dukungan untuk Ukraina

ParsToday – Majalah Amerika Politico melaporkan bahwa penolakan Viktor Orban untuk mendukung alokasi pinjaman 90 miliar euro Uni Eropa ke Kyiv telah memicu salah satu krisis internal paling serius di blok tersebut terkait dukungan untuk Ukraina.

Melaporkan dari IRNA, Jumat, 27 Februari 2026, Politico menyatakan bahwa Uni Eropa tidak akan mengambil tindakan hukum terhadap Hongaria terkait penolakannya. Sebaliknya, Brussel akan fokus pada cara-cara untuk menekan dan membujuk Budapest, termasuk dengan menawarkan dokumen yang memungkinkan pasokan minyak Hongaria dari Rusia melalui pipa Druzhba.

Presiden Dewan Eropa, Antonio Costa, Selasa lalu dalam konferensi pers di Kyiv menuduh Hongaria melakukan pemerasan. Ia meminta Komisi Eropa menggunakan semua instrumen yang ada untuk mengatasi hambatan yang diciptakan Budapest terkait pinjaman 90 miliar euro untuk Ukraina.

Tindakan Orban telah memicu kemarahan di seluruh Uni Eropa. Pernyataan Costa mengisyaratkan kemungkinan sanksi hukum, yang dapat berupa prosedur Pasal 7 Perjanjian Uni Eropa yang dapat mencabut hak suara Budapest.

Pasal 7, yang sering disebut sebagai "opsi nuklir" Uni Eropa, adalah mekanisme untuk menghukum negara anggota yang melanggar prinsip-prinsip fundamental blok tersebut, termasuk demokrasi, supremasi hukum, dan hak asasi manusia.

Namun, empat diplomat dan seorang pejabat senior Uni Eropa menolak gagasan solusi hukum. Mereka mengusulkan agar para pemimpin Uni Eropa menggunakan kombinasi tekanan dan bujukan untuk membuat Budapest menarik kembali penolakannya terhadap pinjaman 90 miliar euro untuk Ukraina.(sl)