Pesan Haji Rahbar: "Waktu Tak Akan Mundur, Amerika Tak Akan Lagi Punya Pangkalan Aman di Kawasan"
-
Pesan haji Rahbar tahun 2026
Pars Today - Pemimpin Besar Revolusi Islam, Ayatullah Sayid Mojtaba Khamenei, dalam pesan penting menyambut musim haji, dengan tegas menyatakan bahwa jarum waktu tidak akan berputar mundur. Ia menegaskan bangsa-bangsa dan negeri-negeri di kawasan tidak akan lagi menjadi tameng bagi pangkalan-pangkalan AS.
Pesan yang dibacakan di Padang Arafah ini menyatakan, "Amerika tidak lagi akan memiliki titik aman untuk pangkalan militer atau kejahatan di kawasan, dan hari demi hari, ia semakin menjauh dari kondisi sebelumnya."
"Allahu Akbar" sebagai Senjata Abadi
Ayatullah Khamenei, dalam pesannya yang bertepatan dengan musim haji, mengangkat tema "Berlepas diri dari Musyrikin" (Al-Bara'ah min Al-Musyrikin) sebagai fokus utama tahun ini.
Teks pesan pemimpin Revolusi Islam kepada Umat Islam yang dibacakan pagi ini oleh Hujjatul Islam wal Muslimin Nawab, wakil Wali Faqih dan ketua jamaah Iran di gurun Arafat berbunyi sebagai berikut:
Bismillahirrahmanirrahim
لبَّیک اللّهمّ لبَّیک، لبَّیک لا شریک لک لبَّیک، إنّ الحمد و النّعمة لک و المُلک
Ilahi, saya menjawab panggilan Anda. Tidak ada sekutu untuk Anda, dan semua pujian, semua nikmat, semua kekuasaan dan kekuatan dari Anda dan milik Anda.
Musim haji tahun ini telah tiba dan para jamaah umat Islam telah memakai kain ihram dan mengucapkan talbiah untuk untuk berhijrah dari kehidupan material dan biasa menuju kehidupan ilahi dan bahagia. Kehidupan tauhid berdasarkan penghambaan kepada Allah dan mengenyahkan, menafikan dan berlepas tangan dari sekutu Allah, tetapi kesempatan hijrah ini tidak hanya milik peziarah dan calon jamaah haji tahu ini di Baitullah, tetapi mencakup semua saudara-saudari Muslim di Iran dan mereka yang telah melaksanakan haji di tahun-tahun sebelumnya hingga mereka yang belum berhasil melaksanakan haji.
Syarat hijrah ini adalah menutup kain ihram selamanya disekitar zikrullah, tawaf selamanya mengelilingi kebenara, Sa'i selamanya di antara puncak bahaya taklif ilahi, Melempar jumrah selamanya terhadap setan yang jahat dengan tampilan yang memabukkan dan semua kaki tangannya, Wukuf yang diselimuti perhatian dan khusyuk, memberi makan orang miskin yang lemah dan lewat, mengorbankan hawa nafsu dan kecenderungan yang menyimpang dan mengenyahkan segala kotoran dalam diri dan di semua kondisi, siap untuk berkhidmat dan mengibarkan bendera yang membela kebenaran.
Demikianlah bangsa Iran melangkah di jalur hijrah di Miqat Revolusi Islam, menerima ajakan Ibrahimi dari Khomeini Agung, melepaskan baju yang menerima dominasi dari badan, lalu memakai ihram yang membahagiakan dunia dan akhirat. Kemudian mengucapkan Labbaik dan berusaha berlari-lari kecil untuk bertawaf di poros ajaran Islam murni Muhammad Saw dan mendekatkan diri pada cahaya alam yang menyinari keadilan global dan Wilayah Agung. Allahu Akbar, Allahu Akbar, Laa Ilaaha Illallahu Wallahu Akbar. Allahu Akbar Walillahil Hamd. Allahu Akbar Ala Ma Hadana.
Ya, Allahu Akbar. Dan dengan senjata Allahu Akbar, bangsa Muslim Iran bangkit 47 tahun lalu dan melengserkan rezim Pahlavi yang sewenang-wenang, diktator dan bergantung, memotong tangan dan kaki Amerika yang sombong dan rakus, serta memutus semua pengaruh Zionisme.
Dengan senjata Allahu Akbar ini, para mujahidin pemberani dan pemuda yang mengorbankan dirinya menciptakan epik 8 tahun Pertahanan Suci setelah agresi rezim Baath Saddam ke tanah Iran dan meskipun dukungan semua kekuatan Timur dan Barat dari rezim ini, mereka berhasil memaksanya terpaku, tidak bisa berbuat apa-apa dan perlawanan ini berlanjut dengan kuat dan teguh hingga bertahun-tahun setelahnya menghadapi blokade ekonomi, kudeta, sanksi zalim, serangan tak terhitung politik, propaganda dan ekonomi musuh terhadap Republik Islam Iran.
Allah Akbar. Senjata Allahu Akbar inilah yang memperkuat untaian penghubung Umat Islam dan pemuda Front Perlawanan dari Iran ke Lebanon, Palestina, Irak dan Suriah, dari Afrika dan Yaman ke Afghanistan dan Pakistan dan semua negara merdeka di dunia, sehingga Hablul Matin (tali yang kuat) ini membangkitkan aksi membela keberadaan Umat Islam menghadapi agresor dan penjarah Zionis, menghancurkan ISIS, dan terjadilah operasi Badai Al-Aqsa, sehingga nafas rezim Zionis mulai tersengal-sengal.
Allahu Akbar. Ya, Allah Swt, Maha Besar dari semua yang disifati. Senjata Allahu Akbar ini yang membuat Republik Islam Iran yang berlandaskan padanya berhasil membuat rezim Zionis malang di bawah serangan kuat dalam Perang yang Dipaksakan Kedua pada bulan Khordad 1404 HS, menampar keras Amerika agresor dan menggagalkan musuh mencapai tujuannya membuat Iran menyerah.
Dan senjata Allahu Akbar memberikan begitu banyak kekuatan kepada bangsa Iran sehingga setelah peristiwa kesyahidan pemimpin agung, keturunan Nabi Muhammad Saw, Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei, semoga Allah meninggikan derajatnya, yang gugur dari orang paling hina di dunia dan hari ini menerima pengutusan ilahi dan dengan dengan bangga, partisipasi komprehensif di setiap bidang yang dibutuhkan memaksa mata dunia menyaksikan kebanggaan yang mereka ciptakan.
Sesungguhnya Allah Maha Besar dari semua yang disifati. Dengan senjata Allahu Akbar ini, para pejuang berani dan Angkatan Bersenjata Iran-Islam yang rela berkorban, ditemani oleh para mujahidin dari Front Perlawanan, terutama Lebanon yang terkasih, meraih kemenangan signifikan melawan dua tentara teroris dan yang dipersenjatai lengkap, Amerika-Zionis dalam Perang yang Dipaksakan Ketiga, dengan bertawakal kepada Allah melempar Setan Besar (Amerika Serikat) dan hewan yang dilatih (rezim Zionis) dengan perantara rudal dan dronenya dari darat, udara dan laut, dan semua melihat dengan matanya sendiri janji benar ilahi yang menolong para mujahidin di jalan Allah.
Dan Allahu Akbar lagi. Tidak diragukan, Allah Swt Maha Besar dari semua yang disifati dan tentara-Nya mengalahkan setiap kekuatan apa pun. Dan dengan senjata Allahu Akbar ini, menyusul pengutusan bangsa Iran dan Front Perlawanan, pengutusan Umat Islam juga akan terjadi, dan berlepas tangan dari Musyrikin dengan melakukan lemparan jumrah haji akan diperluas ke kancah kehidupan individu, sosial dan politik Umat Islam di seluruh belahan dunia. Umat Islam dan bangsa-bangsa di kawasan ini memiliki banyak kapasitas dan kepentingan bersama yang akan membentuk tatanan baru dan geometri masa depan kawasan dan dunia.
Saya juga dengan tulus mengajak seluruh negara dan pemerintahan Islam untuk menjalin persahabatan dan saling membantu dalam kebaikan agar kita dapat bekerja sama memajukan Umat Islam dan menyelesaikan permasalahan Dunia Islam.
Yang pasti dalam konteks ini adalah zaman tidak akan mundur, dan bangsa-bangsa serta wilayah-wilayah di kawasan tidak akan lagi menjadi tameng pangkalan-pangkalan Amerika. Selain tidak lagi memiliki tempat yang aman untuk kejahatan dan penempatan pangkalan militer di kawasan, Amerika Serikat semakin menjauh dari situasi sebelumnya dari hari ke hari. Rezim yang goyah dan tumor kanker Zionis juga mendekati tahap akhir dari umur celakanya dan dengan pertolongan ilahi dan sesuai dengan ucapan tegas dan berwawasan jauh sejak 10 tahun lalu Imam Syahid, semoga Allah mensucikan jiwanya, bahwa rezim ini tidak akan melihat sejarahnya setelah 25 tahun setelah hari tersebut. Insya Allah.
Jadi tahun ini, isu berlepas tangan dari Musyrikin memiliki urgensi berlipat ganda, dan kedalaman dan luasnya berlepas tangan dari Amerika dan rezim Zionis telah melewati ajaran berlepas tangan di musim haji, slogan "Mampus Amerika" dan "Mampus Israel" akan menjadi slogan luas Umat Islam dan orang-orang tertindas di seluruh dunia, khususnya anak muda, di berbagai tempat di Iran dan dunia setelah hari-hari penuh berkah ini.
Masa depan adalah milik Umat Islam dan peradaban baru Islam, dan kita masing-masing dapat memainkan peran sebesar keinginan, kapasitas, dan tanggung jawab kita dalam mewujudkan masa depan ini dan semakin dekat dengannya. Jamaah haji dan penyelenggara haji Iran di musim haji tahun ini memainkan peran yang efektif dan menonjol dalam narasi kemenangan Perang yang Dipaksakan Ketiga untuk saudara-saudari Muslim mereka yang lain dan berharap untuk masa depan yang cerah.
Saya meminta kepada seluruh jamaah untuk memberi perhatian dengan berdoa dipercepatnya kemunculkan juru selamat dunia, semoga Allah segera memunculkannya, berdoa untuk persatuan Umat Islam, pembebasan Palestina dan Masjid Al-Aqsa, penyelesaian masalah-masalah besar Umat Islam dan meraih kemenangan akhir melawan arogansi global, dan juga mendoakan kebaikan untuk saya.
Ya Tuhan, limpahkanlah rahmat kepada Muhammad dan keluarga Muhammad, dan curahkanlah pandangan kasih serta sayang-Mu kepada para jamaah haji dan seluruh umat Islam. Karuniakanlah kepada mereka taufik untuk meraih haji yang mabrur, terangilah hati mereka dengan cahaya pengetahuan dan kebijaksanaan, dan kuatkanlah tekad serta kehendak mereka untuk bergerak di jalur perbaikan kondisi umat dan kemenangan akhir atas musuh-musuh Islam.
Ya Tuhan, turunkanlah shalawat dan penghormatan tertinggi-Mu kepada junjungan dan pemimpin kami, Imam Mahdi yang dinanti – semoga shalawat dan salam Allah tercurah kepadanya dan kepada para leluhurnya yang suci – dan jadikanlah kami semua serta umat Islam termasuk dalam doa-doa suci dan terkabul dari beliau. Semarakkan dan hiasi dunia dengan kehadiran mulianya, sebagaimana Engkau telah menjanjikan. Hati kami dipenuhi dengan keyakinan akan janji yang pasti itu."
«وَعَدَ اللَّهُ الَّذِینَ آمَنُوا مِنْکُمْ وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ لَیَسْتَخْلِفَنَّهُمْ فِی الْأَرْضِ کَمَا اسْتَخْلَفَ الَّذِینَ مِنْ قَبْلِهِمْ وَلَیُمَکِّنَنَّ لَهُمْ دِینَهُمُ الَّذِی ارْتَضَیٰ لَهُمْ وَلَیُبَدِّلَنَّهُمْ مِنْ بَعْدِ خَوْفِهِمْ اَمْنًا».
Wassalamu ala Jami'i Ikwaninal Muslimin Warahmatullahi Wabarakatuh
Sayid Mojtaba Hosseini Khamenei
Zulhijjah 1447 HQ