Serangan Udara Israel Kembali Guncang Lebanon Selatan
-
Serangan rezim Zionis ke Lebanon Selatan
Pars Today - Angkatan Bersenjata Rezim Zionis, dalam kelanjutan serangan udaranya ke Lebanon selatan, menargetkan kawasan Nabatieh.
Melansir Pars Today dari IRNA, 13 Juni 2026, pesawat tempur rezim Zionis pada Sabtu (13/6) dini hari melancarkan serangkaian serangan udara terhadap kota-kota Al-Fouqa, Haboush, dan Kafr Rouman di kawasan Nabatieh, Lebanon selatan.
Artileri angkatan darat rezim Zionis, bersamaan dengan serangan-serangan ini, juga membombardir kawasan lain seperti Yehmor dan Sahmar.
Hingga kini, belum ada statistik tentang korban jiwa dan kerusakan akibat serangan udara terbaru rezim Zionis ke Lebanon selatan yang dipublikasikan.
Rezim Israel sejak 2 Maret telah melancarkan serangan besar-besaran terhadap Lebanon, yang menurut statistik hingga hari Selasa telah menyebabkan 3.666 orang gugur syahid dan 11.321 orang terluka.
Laporan ini menyingkap realitas yang terus berlanjut: serangan udara dan artileri ke Lebanon selatan bukan peristiwa sekali waktu, tetapi pola yang berlangsung selama hampir 4 bulan. Angka 3.666 syuhada dan 11.321 terluka bukan sekadar statistik, mereka adalah warga sipil yang hidup di bawah ancaman konstan. Dan fakta bahwa "belum ada data korban" dari serangan terbaru adalah pengingat bahwa di tengah konflik yang berkepanjangan, bahkan menghitung korban pun menjadi tantangan. Ini bukan lagi "serangan", ini adalah kondisi normal baru yang dipaksakan pada penduduk Lebanon selatan.(Sail)