"Solidaritas Lintas Batas": 9 Provinsi Irak Libur untuk Pemakaman Pemimpin Iran
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i192576-solidaritas_lintas_batas_9_provinsi_irak_libur_untuk_pemakaman_pemimpin_iran
Pars Today - Provinsi Muthanna di Irak adalah provinsi kesembilan yang dinyatakan tutup pada hari Rabu (8/7) untuk menghormati dan memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam upacara pemakaman dan perpisahan untuk Pemimpin Syahid Revolusi.
(last modified 2026-07-05T06:43:15+00:00 )
Jul 05, 2026 13:42 Asia/Jakarta
  • Sembilan provinsi Irak libur untuk menyambut prosesi pemakaman Syahid Sayid Ali Khamenei
    Sembilan provinsi Irak libur untuk menyambut prosesi pemakaman Syahid Sayid Ali Khamenei

Pars Today - Provinsi Muthanna di Irak adalah provinsi kesembilan yang dinyatakan tutup pada hari Rabu (8/7) untuk menghormati dan memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam upacara pemakaman dan perpisahan untuk Pemimpin Syahid Revolusi.

Melansir IRIB, 5 Juli 2026, Pars Today melaporkan bahwa Provinsi Muthanna di Irak adalah provinsi kesembilan yang mendeklarasikan hari Rabu (8/7) sebagai hari libur untuk memfasilitasi partisipasi masyarakat dalam upacara perpisahan dan pemakaman untuk Ayatullah Agung Sayid Ali Khamenei, Pemimpin Syahid Iran.

Sebelumnya, provinsi-provinsi Baghdad, Najaf, Karbala, Babil, Dhi Qar, Basra, Maysan, dan Wasit juga telah mendeklarasikan hari Rabu (8/7) sebagai hari libur.

Upacara pemakaman jenazah suci Pemimpin Syahid Umat Islam, Ayatullah Agung Khamenei, dijadwalkan akan diadakan pada hari Rabu di kota-kota suci Karbala dan Najaf.

Keputusan Irak untuk menutup sembilan provinsi, termasuk Baghdad dan kota-kota suci Najaf dan Karbala, adalah tanda solidaritas yang luar biasa antara Iran dan Irak. Ini menunjukkan bahwa kesyahidan Khamenei tidak hanya dirasakan oleh rakyat Iran, tetapi juga oleh tetangga mereka di Irak, yang melihatnya sebagai pemimpin spiritual dan simbol perlawanan.

Pemilihan Najaf dan Karbala sebagai lokasi upacara pemakaman adalah penghormatan yang mendalam. Kedua kota ini adalah pusat spiritual Syiah, dan mengadakan pemakaman di sana menunjukkan bahwa Khamenei dihormati sebagai seorang ulama dan pemimpin agama, serta sebagai tokoh politik.

Diperkirakan ratusan ribu warga Irak akan berpartisipasi dalam upacara pemakaman, dan banyak dari mereka akan melakukan perjalanan jauh untuk memberikan penghormatan terakhir. Ini adalah bukti cinta dan pengabdian mereka kepada Pemimpin Syahid, dan juga merupakan pengingat bahwa ikatan antara Iran dan Irak melampaui politik dan terletak pada iman dan sejarah bersama.(Sail)