Daesh Serang Fasilitas Pemerintah Irak, Belasan Tewas
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i23719-daesh_serang_fasilitas_pemerintah_irak_belasan_tewas
Sedikitnya 16 orang tewas dalam serangan teroris ke fasilitas milik pemerintah di provinsi Kirkuk, Irak utara.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 21, 2016 16:27 Asia/Jakarta
  • Teroris
    Teroris

Sedikitnya 16 orang tewas dalam serangan teroris ke fasilitas milik pemerintah di provinsi Kirkuk, Irak utara.

Sumber-sumber keamanan Irak mengatakan orang-orang bersenjata yang mengenakan rompi peledak menyerbu beberapa target pemerintah di provinsi Kirkuk, termasuk markas polisi dan pembangkit listrik, Jumat pagi (21/10).

 

Dalam sebuah serangan, tiga pelaku bom menyerang pembangkit listrik yang sedang dalam tahap konstruksi oleh perusahaan Iran di dekat kota Dibris, terletak sekitar 40 kilometer sebelah barat laut kota itu, demikian kata walikota Dibris, Abdullah Nureddin Al-Salehi.

 

Salehi menambahkan, belasan penasehat Irak serta insinyur dan empat teknisi Iran termasuk di antara mereka yang tewas dalam serangan yang berlangsung sekitar 06:00 waktu setempat itu,.

 

Dikatakannya, pasukan keamanan Irak terlibat kontak senjata dengan para penyerang, membunuh salah satu dari mereka. Dua orang bersenjata lainnya meledakkan diri segera setelah mereka terkepung.

 

Beberapa jam sebelumnya, empat pembom melancarkan serangan ke markas polisi di kota Kirkuk yang dikendalikan pasukan Kurdi pada pukul 03:00 waktu setempat.

 

"Pasukan keamanan berhasil menembak mati salah satu di antara mereka, tiga lainnya meledakkan diri mereka," demikian dilaporkan AFP mengutip keterangan seorang perwira intelijen Kurdi.

 

Disebutkan pula bahwa para teroris Daesh berada di balik serangan itu.

 

Pejabat lokal lain, yang berbicara secara anonim, mengatakan jam malam total diberlakukan di Kirkuk.

 

Kelompok teroris Takfiri Daesh mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.

 

Gelombang baru serangan teror di Kirkuk terjadi di saat militer Irak bergerak maju di kota Mosul, yang merupakan Daesh benteng terakhir di negara ini.

 

Kelompok Takfiri biasanya meningkatkan serangan teror ke seluruh wilayah Irak ketika terdesak di wilayah yang di bawah kendalinya.(MZ)