Pergerakan Mencurigakan Militer AS dan Daesh di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i58414-pergerakan_mencurigakan_militer_as_dan_daesh_di_suriah
Sumber-sumber militer Suriah mengkonfirmasikan peningkatan aktivitas penerbangan jet-jet koalisi anti-Daesh yang dipimpin Amerika Serikat di atas kota al-Bukamal, di provinsi Deir ez-Zor serta pergerakan mencurigakan Daesh (ISIS), dan bahwa pesawat militer dan pengintai Amerika Serikat telah memberikan informasi kota tersebut kepada Daesh.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jun 10, 2018 10:57 Asia/Jakarta
  • pergerakan militer AS
    pergerakan militer AS

Sumber-sumber militer Suriah mengkonfirmasikan peningkatan aktivitas penerbangan jet-jet koalisi anti-Daesh yang dipimpin Amerika Serikat di atas kota al-Bukamal, di provinsi Deir ez-Zor serta pergerakan mencurigakan Daesh (ISIS), dan bahwa pesawat militer dan pengintai Amerika Serikat telah memberikan informasi kota tersebut kepada Daesh.

Sementara itu, beberapa jam sebelumnya, sumber-sumber pemerintah Suriah mengkonfirmasikan perebutan kembali seluruh wilayah  di sekitar al-Bukamal yang dalam beberapa hari terakhir diduduki kelompok teroris Takfiri Daesh.

 

Transformasi di Suriah menunjukkan bahwa Amerika Serikat secara terang-terangan mendukung teroris dan berniat menghalangi pemusnahan kelompok teroris  tersebut baik di Irak maupun Suriah. Daesh dalam episode kekalahannya di Suriah, beberapa bulan lalu, juga mengalami kerugian besar di kota al-Bukamal, sehingga terpaksa lari dari kota tersebut.

 

Pengumuman berakhirnya masa Daesh di Suriah dan Irak, telah membuat para pendukung kelompok teroris Takfiri tersebut yaitu AS, sangat khawatir sehingga dengan berbagai cara berusaha membangun kembali kekuatan tempur kelompok teroris Takfiri itu serta memberikan berbagai dukungan logistik guna mencegah pemusnahan mereka di kawasan.

militer AS

 

Dengan pergerakan barunya mendukung Daesh, Amerika Serikat juga berusaha mencegah penguatan posisi militer dan pasukan relawan rakyat Suriah di kota al-Bukamal. Langkah terbaru Amerika Serikat mendukung Daesh di Suriah dan Irak ini memaparkan kebohongan klaim Washington dalam pemberantasan terorisme.

 

Gordon Duff, pimpinan redaksi media veteran beberapa waktu lalu mengatakan, "Banyak orang-orang dalam barisan Daesh dan kelompok teroris lain di Suriah dan Irak yang berperang setelah mendapat pelatihan militer dari Amerika Serikat."

 

Dukungan Amerika Serikat terhadap Daesh di Suriah, tidak menyisakan keraguan bahwa Amerika Serikat adalah pendiri dan pendukung utama Daesh. Ini menunjukkan bahwa Washington dengan manajemen kelompok-kelompok teroris sedang barusaha menggapai tujuan-tujuan khusus di berbagai wilayah dunia dan bahwa masalah ini memiliki posisi istimewa dalam kebijakan luar negeri Washington.

 

Apa yang dilakukan Amerika Serikat di Suriah adalah bukti lain bahwa strategi Washington bukanlah memerangi terorisme, melainkan mengiringinya.

 

Situs al-Ahd dalam laporannya menulis, para analis pusat riset korupsi dan kriminal terorganisir serta jaringan penyelidikan media Balkan, mengungkap bahwa Kementerian Pertahanan Amerika Serikat hanya dalam satu operasi dukungan, telah mengeluarkan lebih dari satu miliar dolar belanja senjata untuk teroris di Suriah.

 

Transformasi Suriah menunjukkan berlanjutnya makar untuk menyibukkan negara itu dengan krisis internal melalui serangan para teroris impor. Akan tetapi perjuangan dan resistensi heroik bangsa-bangsa di kawasan khususnya rakyat Irak dan Suriah telah mematenkan hitungan mundur kekalahan para teroris dan bahwa pergerakan Amerika Serikat tidak akan mengubah nasib para teroris tersebut.(MZ)