Anggota Parlemen Irak kembali Tekankan Pengusiran Pasukan AS
-
Militer AS di Irak
Anggota parlemen Irak kembali menekankan penarikan pasukan Amerika Serikat dari negara ini.
Menurut laporan laman al-Maalomah Kamis (24/12/2020), Fadhil Jaber, anggota parlemen Irak dari fraksi Sadiqun mengatakan, berkas kehadiran militer AS di Irak belum ditutup di parlemen dan dalam beberapa hari mendatang berkas ini akan dibuka kembali.
Mukhtar al-Musawi, anggota koalisi Fatah di parlemen Irak mengkritik tidak dilaksanakannya keputusan parlemen negara ini terkait pengusiran pasukan AS oleh pemerintah dan mengatakan, bangsa Irak menentang kehadiran pasukan Amerika di negara mereka.
Hossein al-Yasari, anggota parlemen Irak lainnya mengungkapkan, faksi politik bertanggung jawab atas para syuhada dan komandan kemenangan dan mereka harus bergerak untuk mengusir pasukan asing khususnya militer Ameirka yang melanggar kedaulatan Irak.
Rakyat dan berbagai faksi Irak berulang kali menuntut penarikan pasukan Amerika dari negara mereka, dan parlemen Irak pada 5 Januari 2020 telah meratifikasi pengusiran pasukan ini. (MF)