Erdogan Ancam Balas Aksi AS Bekukan Layanan Visa
https://parstoday.ir/id/news/world-i45685-erdogan_ancam_balas_aksi_as_bekukan_layanan_visa
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam menanggapi larangan penerbitan visa AS untuk warga Turki, mengatakan Ankara akan membalas tindakan tersebut.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Okt 10, 2017 10:40 Asia/Jakarta
  • Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko.
    Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan Presiden Ukraina Petro Poroshenko.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dalam menanggapi larangan penerbitan visa AS untuk warga Turki, mengatakan Ankara akan membalas tindakan tersebut.

Dalam sebuah pernyataan di Kiev, Ukraina pada Senin (9/10/2017), Erdogan menyatakan kekecewaannya terhadap pembekuan layanan visa AS untuk warga Turki dan menandaskan, Turki adalah negara yang taat hukum dan dalam hal ini, telah meminta Kementerian Luar Negeri untuk mengambil aksi balasan. Demikian dilaporkan kantor berita IRIB dari Ankara.

Kedutaan dan konsulat-konsulat AS di Turki telah membekukan layanan visa non-imigran sejak 8 Oktober 2017. Pemerintah AS menghentikan penerbitan visa di Turki sebagai respon atas penangkapan Metin Topuz, seorang staf lokal Konsulat AS di Istanbul.

Metin Topuz ditangkap oleh aparat keamanan Turki dengan tuduhan melakukan spionase dan berhubungan dengan kelompok Gulen.

Kementerian Luar Negeri Turki telah memanggil wakil duta besar AS di Ankara untuk menyampaikan protes. Pemerintah Turki meminta Kedutaan AS untuk kembali membuka layanan visa seperti sebelumnya.

Pasca kudeta gagal di Turki pada Juli 2016, para pejabat Ankara menaruh kecurigaan besar terhadap banyak pemerintahan Barat, terutama Amerika. Pemerintah AS mendukung pihak-pihak yang menentang kebijakan Turki di bawah kepemimpinan Erdogan. (RM)