Turki Marah atas Langkah AS Rangkul Pasukan Kurdi Suriah
https://parstoday.ir/id/news/world-i49825-turki_marah_atas_langkah_as_rangkul_pasukan_kurdi_suriah
Juru bicara Presiden Turki, Ibrahim Kalin mengatakan Ankara akan memperkuat pasukannya di Suriah, sebagai respon atas keputusan Amerika Serikat untuk menempatkan pasukan Kurdi di perbatasan Suriah dan Turki.
(last modified 2026-04-16T09:59:01+00:00 )
Jan 15, 2018 00:45 Asia/Jakarta
  • Pasukan Kurdi bersama peralatan perang Amerika Serikat.
    Pasukan Kurdi bersama peralatan perang Amerika Serikat.

Juru bicara Presiden Turki, Ibrahim Kalin mengatakan Ankara akan memperkuat pasukannya di Suriah, sebagai respon atas keputusan Amerika Serikat untuk menempatkan pasukan Kurdi di perbatasan Suriah dan Turki.

Seperti dikutip laman Farsnews, Ahad (14/1/2018), pemerintah Turki mengumumkan peningkatan kehadiran pasukannya di wilayah Suriah, satu jam setelah pengumuman penempatan pasukan Kurdi yang didukung oleh koalisi AS di perbatasan Turki-Suriah,

Koalisi anti-Daesh pimpinan AS mengatakan pada hari Ahad bahwa bersama dengan oposisi Suriah, pihaknya berencana untuk membentuk sebuah pasukan perbatasan baru yang terdiri dari 30.000 orang Kurdi di Suriah. Mereka akan fokus di perbatasan Suriah dengan Turki, Irak dan Sungai Efrat.

Ibrahim Kalin dalam menanggapi keputusan tersebut, menegaskan Turki akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan kepentingan dan keamanan nasionalnya.

AS, yang telah menempatkan pasukan Kurdi Suriah di Raqqa, terlibat perselisihan tajam dengan Turki mengenai esensi teroris kelompok-kelompok ini.

Kalin menyebut keputusan AS sebagai "langkah yang mengkhawatirkan".

Koalisi anti-Daesh yang dibentuk pada masa kepresidenan Obama, diklaim memiliki misi untuk menumpas teroris yang beroperasi di Irak dan Suriah. Namun, sejumlah laporan menyebutkan AS dan sekutunya di Barat dan Arab adalah sponsor utama dan penyedia dana untuk kelompok-kelompok teroris, termasuk Daesh. (RM)