Dosen AS: Revolusi Iran Pukulan Keras untuk Apartheid
-
Dr. Gerald Horne
Dosen sejarah di Universitas Houston, Texas, Amerika Serikat menyebut Revolusi Islam Iran sebagai pukulan keras atas Apartheid. Menurutnya, tergulingnya Shah Iran adalah kesempatan berharga bagi para pejuang di negara-negara tertindas Afrika untuk melakukan perlawanan.
Gerald Horne, dosen Sejarah di Universitas Houston, Texas kepada IRNA (10/2) mengatakan, Shah Mohammad Reza memainkan peran penting dalam mendukung rezim Apartheid di Afrika Selatan dan penumpasan gerakan-gerakan anti-imperialisme di benua Afrika.
Ia menambahkan, kemenangan Revolusi Islam Iran berhasil menurunkan kemampuan Amerika dan rezim Zionis Israel dalam upayanya mematahkan perjuangan masyarakat tertindas Afrika melawan sistem perbudakan.
Dosen sejarah Universitas Houston, Texas itu menegaskan, rakyat Iran dengan menggulingkan Shah, telah memberikan kontribusi yang besar kepada dunia, pasalnya rezim Pahlevi tidak hanya melakukan penumpasan di Iran, bahkan di dunia dengan membantu mematikan perjuangan warga Afrika.
Revolusi Islam Iran, 11 Februari 1979 di bawah Pimpinan Imam Khomeini, Pendiri Republik Islam Iran, berhasil meraih kemenangan. (HS)