Maduro: Amerika Bermaksud Membunuh Saya!
https://parstoday.ir/id/news/world-i60590-maduro_amerika_bermaksud_membunuh_saya!
Presiden Venezuela yang selamat setelah terjadi ledakan sebuah drone yang membawa bahan peledak di dekat tempatnya berpidato menuding kubu Kanan, Kolombia dan Amerika berencana untuk menerornya.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 05, 2018 12:22 Asia/Jakarta
  • Presiden Venezuela, Nicolas Maduro sedang berpidato
    Presiden Venezuela, Nicolas Maduro sedang berpidato

Presiden Venezuela yang selamat setelah terjadi ledakan sebuah drone yang membawa bahan peledak di dekat tempatnya berpidato menuding kubu Kanan, Kolombia dan Amerika berencana untuk menerornya.

Menurut Associated Press, Nicolas Maduro, Presiden Venezuela beberapa jam setelah terputusnya pidato langsungnya di acara militer mengatakan, insiden ini merupakan rencana kubu Kanan Venezuela (oposisi pemerintah) yang mendapat dukungan Amerika.

Pasukan pengaman Presiden Venezuela langsung beraksi

"Penyelidikan awal menunjukkan bahwa aksi teror ini direncanakan di Kolombia dan beberapa orang telah ditangkap dalam hal ini," ungkap Maduro.

Presiden Venezuela mengatakan, sebagian dari mereka yang mendanai operasi itu berada di Miami di negara bagian tenggara Florida.

Maduro berharap Donald Trump, Presiden Amerika bersedia melawan kelompok-kelompok teroris.

Hari Ahad dini hari (05/8) Presiden Venezuela Nicolas Madura segera menghentikan pidatonya ketika terjadi sebuah ledakan yang memaksanya segera meninggal tempat tersebut.

Pasca insiden tersebut, Jorge Rodriguez, Menteri Intelijen Venezuela menyatakan bahwa sebuah drone yang membawa bahan peledak berada di dekat tempat pidato Maduro dan kemudian meledak, tapi Maduro dinyatakan selamat dan sempat dipindahkan dari tempat tersebut.

Jorge Rodiguez juga mengakui bahwa dari cara yang dilakukan dan insiden yang terjadi merupakan aksi teror untuk membunuh Maduro.

"Dalam insiden tersebut 7 tentara negara ini terluka," pungkas Manteri Intelijen Venezuela.