Utusan Khusus PBB: Pandangan Iran Penting bagi Solusi Krisis Suriah
Utusan Khusus PBB untuk Suriah menilai pertukaran pandangan dengan para pejabat Republik Islam Iran untuk menyelesaikan krisis Suriah sebagai hal penting dan berpengaruh.
Staffan de Mistura mengungkapkan hal itu kepada wartawan di Tehran, ibukota Iran, Selasa (12/4/2016).
"Konsultasi dengan Republik Islam Iran penting bagi PBB, sebab, gagasan-gagasan negara ini tentang Suriah berpengaruh dan PBB telah menggunakan gagasan-gagasan itu," ujarnya.
Ia menambahkan, dalam dialog dengan Hossein Amir-Abdollahian, Wakil Menteri Luar Negeri Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, telah ditekankan mengenai pentingnya penghentian konflik di Suriah, pengiriman bantuan kemanusiaan dan kelanjutan proses politik untuk menyelesaikan krisis di negara ini.
De Mistura lebih lanjut menyinggung syarat-syarat sejumlah negara Barat dalam perundingan Suriah yang menuntut pengunduran diri Presiden Bashar al-Assad tanpa mempertimbangkan keinginan rakyat di negara ini.
"Masalah ini akan menjadi perhatian dalam perundingan Suriah," pungkasnya.
Sementara itu, Wakil Menlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika mengabarkan babak baru diolog politik antara pemerintah Suriah dan para wakil kelompok oposisi dan masyarakat sipil negara ini.
Amir-Abdolahian mengatakan, ini bahwa semua sedang dekat dengan solusi politik atas krisis Suriah adalah sangat baik.
Namun ia menyatakan kekhawatiran atas meningkatnya aksi dan tindakan kelompok-kelompok bersenjata di Suriah dalam beberapa hari terakhir.
"Tindakan tersebut merupakan kasus pelanggaran gencatan senjata yang bisa mengganggu proses politik di Suriah," jelasnya.
Wakil Menlu Iran juga menyinggung pengiriman bantuan kemanusiaan ke Suriah yang dilakukan secara pilih-pilih sehingga menimbulkan banyak masalah. (RA)