Pompeo: AS akan Lanjutkan Represi terhadap Iran
https://parstoday.ir/id/news/world-i69259-pompeo_as_akan_lanjutkan_represi_terhadap_iran
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo Sabtu (13/4) kembali menekankan bahwa kampanye sanksi dan represi maksimum Washington terhadap Tehran akan berlanjut.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 14, 2019 06:35 Asia/Jakarta
  • Menlu AS Mike Pompeo
    Menlu AS Mike Pompeo

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Mike Pompeo Sabtu (13/4) kembali menekankan bahwa kampanye sanksi dan represi maksimum Washington terhadap Tehran akan berlanjut.

IRIB melaporkan, Mike Pompeo mengungkapkan, selain Gedung Putih, para senator negara ini juga menuntut eskalasi sanksi terhadap Republik Islam Iran.

Sanksi AS terhadap Iran

Lebih lanjut Pompeo di statemen menggelikan menyebut Iran sponsor terbesar terorisme di dunia dan mengklaim AS dengan menekan dan mensanksi Iran ingin menciptakan kehidupan normal bagi rakyat Iran.

Amerika setelah keluar dari Rencana Aksi Bersama Komprehensif (JCPOA) meluncurkan kampanye total untuk menekan Iran.

Presiden AS Donald Trump pada Selasa 8 Mei 2018 secara sepihak dan melanggar komitmen Washington di JCPOA mengumumkan bahwa negaranya keluar dari kesepakatan nuklir dengan Tehran dan memulihkan kembali sanksi ilegal nuklir terhadap Iran.

Langkah Trump tersebut menuai kecaman luas baik di dalam negeri AS maupun di tingkat internasional.

Sementara itu, Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei pada 9 Januari lalu saat bertemu dengan ribuan warga kota suci Qom menjelaskan, Amerika dengan bahagia mengatakan sanksi terhadap bangsa Iran saat ini belum pernah ada dalam sejarah, namun bangsa Iran Insyaallah akan mengalahkan mereka.

Adapun Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif baru-baru ini di akun twitternya seraya menekankan bahwa kebijakan Donald Trump terhadap Iran sebuah pendekatan gagal menulis, Trump menggunakan alasan paling rapuh untuk mencitrakan kebijakan gagalnya terhadap Iran sebuah kebijakan yang sukses.

Iran menurut Zarif tidak akan pernah menyerah terhadap represi Amerika Serikat.

Republik Islam Iran selama ini memainkan peran utama dalam melawan konspirasi dan aksi poros AS-Zionis di kawasan. (MF)