Gedung Putih
Gedung Putih Dukung Perusuh di Iran
-
Gedung Putih
Gedung Putih Ahad (17/11) seraya merilis statemen intervensifnya menyatakan dukungannya terhadap kerusuhan terbaru di Republik Islam Iran.
Menurut laporan al-Alam, Gedung Putih di statemennya ini seraya mengulang klaim palsu terhadap Iran, mendukung sejumlah kecil perusuh yang melakukan perusakan sarana publik di sejumlah kota Iran dengan alasan kenaikan bensin.
Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo yang negaranya memiliki berkas tebal intervensi di urusan internal Iran, Sabtu (16/11) malam di akun twitternya seraya menyinggung berbagai protes di sejumlah kota Iran akibat reformasi harga bensin mengklaim, Washington mendukung rakyat Iran.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, Sayid Abbas Mousavi Ahad (17/11) malam saat merespon statemen mendukung Menlu AS, Mike Pompeo terhadap sejumlah perusuh di sebagian kota Iran mengatakan, "Aksi sejumlah perusuh yang mendapat dukungan seperti sosok Pompeo, tidak selaras dengan metode dan karakter bagus rakyat Iran yang bijak."
Sayid Abbas Mousavi seraya mencela dan mengecam dukungan dan statemen intervensif seperti ini menjelaskan, rakyat Iran yang terhormat dengan baik menyadari bahwa statemen bermuka dua dan menjijikkan seperti ini bukan ungkapan solidaritas yang jujur.
Seraya mengisyaratkan niat buruk pemerintah Amerika khususnya Pompeo terhadap rakyat Iran, Mousavi menambahkan, statemen solidaritas terhadap rakyat dilakukan ketika bangsa Iran mendapat tekanan terorisme ekonomi Amerika dan sebelumnya dari mulut tokoh ini, dengan transparan dijelaskan bahwa rakyat Iran harus dibiarkan kelaparan sehingga mereka tunduk terhadap kami (AS).
Seiring dengan diberlakukannya rencana reformasi harga bensin di Iran, sejak Jumat (15/11) dini hari di sejumlah kota di negara ini terjadi aksi demo. Aksi protes ini di mayoritas daerah digelar dengan damai, namun di sejumlah tempat aksi ini disusupi sejumlah perusuh. (MF)