Taliban Tolak Gencatan Senjata sebelum AS Keluar dari Afghanistan
-
Ilustrasi perundingan AS dan Taliban di Doha, Qatar. (dok)
Seorang petinggi Taliban mengatakan, gencatan senjata dan pembicaraan dengan pemerintah Kabul tidak mungkin dilakukan sebelum penarikan pasukan AS.
Mawlawi Mansour, seperti dikutip laman Tasnimnews, Rabu (01/01/2020) menuturkan selama Afghanistan masih diduduki oleh AS, maka mustahil dilakukan gencatan senjata.
"Pembicaraan intra-Afghanistan akan dimulai ketika pasukan Amerika meninggalkan negara ini," tegasnya.
Sementara itu, juru bicara Taliban, Zabihullah Mujahid sebelum ini mengatakan bahwa sejauh ini belum ada keputusan mengenai gencatan senjata antara Taliban dan AS.
Ketua Senat Afghanistan, Fazl Hadi Muslimyar menyatakan gencatan senjata sepihak antara AS dan Taliban, tidak berarti berakhirnya perang di negara ini.
Menurutnya, gencatan senjata yang tidak melibatkan pemerintah Ashraf Ghani, tidak akan membawa manfaat bagi bangsa dan negara ini. (RM)