Mar 24, 2020 16:19 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 24 Maret 2020

Hari ini, Selasa tanggal 24 Maret 2020 yang bertepatan dengan penanggalan Islam 29 Rajab 1441 Hijriah Qamariah. Sementara menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 5 Farvardin 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut ini peristiwa bersejarah yang terjadi di hari ini di tahun-tahun yang lampau.

Ibnu Qutaibah Meninggal Dunia

 

1165 tahun yang lalu, tanggal 29 Rajab 276 HQ, Abdullah bin Muslim Dinwari yang terkenal dengan nama Ibnu Qutaibah meninggal dunia dalam usia 63 tahun.

 

Ibnu Qutaibah dilahirkan di Kufah, Irak. Ketika menginjak usia dewasa ia diangkat sebagai hakim di kota Dinwar, sebuah kota yang terletak di barat Iran.

 

Semasa hidupnya, Ibnu Qutaibah dikenal sebagai orang yang menguasai Quran, hadits, dan sastra Arab. Sejumlah buku terkenal menjadi bukti kedalaman ilmunya. Di antara karya-karyanya itu adalah "Ta'wil Musykil al-Quran", Tafsir Gharib al-Quran", "'Uyun Al-Akhbar", "Ma'ani Asy-Syi'r", dan "Gharib Al-Hadits".

 

Kelahiran Amir Khosro Dehlavi, Penyair Persia dari India

768 tahun yang lalu, tanggal 5 Farvardin 631 HS, Amir Khosro Dehlavi penyair Persia dari India terlahir ke dunia.

Amir Khosro Dehlavi seorang penyair terkenal berbahasa Persia dan sejak muda telah menunjukkan kemampuan luar biasanya dalam bidang sastra. Selain kemampuan sastra dan musik Iran dan India, Amir Khosro juga menguasai bahasa Arab dan Turki. Pengetahuannya yang luas dan kemampuannya telah membuatnya termasuk penyair berbahasa Persia yang banyak menghasilkan karya-karya puisi.

Amir Khosro memiliki banyak karya tulis seperti Tuhfah as-Shighar, Noh Sepher, Khamsa-e Nizami dan Ejaaz-e Khusrovi. Dehlavi banyak dipengaruhi oleh penyair Nizami, seorang penyair terkenal Iran. Sekalipun demikian, harus dikatakan bahwa Amir Khosro Dehlavi seorang penyair besar berbahasa Persia yang berasal dari India.

 

Masjid Ganjeh Azerbaijan  Direnovasi  kembali setelah 70 tahun

31 tahun yang lalu, tanggal 24 Maret tahun 1989 Masjid Jami' Ganjeh di Republik  Azerbaijan setelah 70 tahun terbengkalai, secara resmi direnovasi dan dibuka kembali untuk umum.

Masjid ini termasuk peninggalan bersejarah Negara Azerbaijan yang sejak tahun 1920 dibiarkan begitu saja tanpa terurus. Akhirnya pada tahun 1989 masjid ini kembali dibuka dengan diadakannya salat berjamaah di sana.

Perlu diketahui, penutupan masjid-masjid di Negara-negara seperti Azerbaijan dilakukan saat Negara ini menjadi bagian dari Uni Soviet. Namun setelah berpisah dan merdeka, kini kaum muslimin Azerbaijan menuntut agar puluhan masjid yang bertebaran di Negara ini segera direnovasi kembali.