Lintasan Sejarah 29 Maret 2020
Hari ini, Minggu, 29 Maret 2020 bertepatan dengan 4 Syaban 1441 Hijriah atau menurut kalender nasional Iran, hari ini tanggal 10 Farvardin 1399 Hijriah Syamsiah. Berikut kami hadirkan beberapa peristiwa bersejarah yang terjadi hari ini.
Abul Fadhl Al-Abbas Lahir
1414 tahun yang lalu, tanggal 4 Sya'ban 27 HQ, Abbas bin Ali yang lebih dikenal dengan nama Abul Fadhl, lahir ke dunia.
Beliau adalah putera Imam Ali as dari istri beliau, Ummul Banin. Abul Fadhl dibesarkan bersama saudara-saudaranya, yaitu Imam Hasan as dan Imam Husein as dalam didikan spiritual Imam Ali as.
Ketika Imam Hasan memegang tampuk imamah atau kepemimpinan atas umat Islam, Abul Fadhl termasuk pendamping Imam yang sangat setia. Kesetiaan kepada jalan suci Ahlul Bait dia tunjukkan pada peristiwa heroik pembantaian keluarga Rasulullah di Padang Karbala, yang berakhir dengan gugurnya Imam Husein as. Dalam peristiwa itu, Abul Fadhl al-Abbas termasuk di antara para syuhada Karbala dengan kondisi kaki dan tangan terpotong-potong.
Hari kelahiran beliau oleh bangsa Iran dijadikan sebagai Hari Cacat Perang Nasional, dan rakyat Iran serta seluruh pengikut Ahlul Bait sedunia selalu mengenang pengorbanan al-Abbas untuk kemudian dijadikan teladan dalam pengorbanan demi kepentingan Islam dan kaum Muslimin.
Ayatullah Thabathabai Boroujerdi Meninggal Dunia
59 tahun yang lalu, tanggal 10 Farvardin 1340 HS (30 Maret 1961), Ayatullah Al-Udzma Sayid Hossein Thabathabai Boroujerdi, salah seorang ulama terkenal Iran meninggal dunia.
Setelah menyelesaikan pendidikan dasar ilmu-ilmu keislaman di tanah kelahirannya, Boroujerdi, Sayed Hossein melanjutkan pendidikannya ke Hauzah Ilmiah Najaf, Irak.
Selesai berguru dengan para ulama besar Najaf, Ia pun kembali ke Iran. Mulanya hijrah ke Mashad, setelah itu pindah ke Qom, dan berhasil menjadi seorang marji taklid. Ia pun kemudian menjadi pengasuh di Hauzah Ilmiah Qom, hingga akhirnya hauzah ilmiah Qom kian berkembang pesat.
Ayatullah Boroujerdi berjasa besar dalam memperkenalkan kekayaan budaya Islam kepada masyarakat dunia. Ia juga berperan penting dalam mewujudkan persatuan dan pendekatan di antara mazhab-mazhab Islam. Selain itu Ayatullah Boroujerdi juga banyak meninggalkan karya tulis dan berhasil mendidik banyak ulama terkemuka, termasuk pendiri Republik Islam Iran, Imam Khomeini.
Pria Perancis Mengamuk, 8 Tewas
18 tahun yang lalu, tanggal 29 Maret 2002, polisi Perancis menangkap seorang pria bersenjata yang mengamuk dan membunuh delapan orang serta melukai sekitar 30 lainnya ketika mereka tengah mengadakan pertemuan di balai kota di pinggiran Paris, Perancis.
Pria yang membawa beberapa senjata api itu kemudian dibawa ke kantor polisi setempat untuk diinterogasi. Pria itu menembakkan pistol otomatisnya sesaat setelah pertemuan tersebut berakhir pada 01.16 waktu setempat di kota pinggiran Paris, Nantere.
Dia menembakkan senjatanya kepada para anggota dewan secara berurutan dan dengan tenang mengisi senjatanya beberapa kali sebelum akhirnya dilumpuhkan. Sebagian besar korban yang tewas merupakan anggota dewan terpilih di Nantere, barat laut Paris.
Kota tersebut merupakan kota kelas pekerja yang memiliki populasi mahasiswa cukup tinggi.