Lintasan Sejarah 1 April 2020
-
1 April 2020.
Hari Alam Tanggal 13 Farvardin di Iran diperingati sebagai Hari Alam atau Ruz-e Tabiat.
Hari Alam diperingati warga Iran dalam satu paket dengan liburan Nouruz, tahun baru Iran dan terhitung akhir liburan Nouruz. Hari Alam terhitung hari ketiga belas dari awal musim semi.
Pada hari ini pohon-pohom mulai mengeluarkan bunga dan daun-daunnya yang membuat alam sungguh indah.
Oleh karenanya, pada Hari Alam rakyat Iran keluar rumah untuk menikmati alam yang seakan-akan baru tumbuh kembali. Pada hari ini jiwa manusia yang cinta akan alam menjadi berkembang. Mereka memperingati Hari Alam ini sebagai penambah energi untuk memulai aktivitas kehidupan keesokan harinya.
Serangan Amerika ke Pulau Okinawa
75 tahun yang lalu, tanggal 1 April 1945, terjadi serangan besar tentara Amerika ke pulau Okinawa.
Serangan ini terjadi pada akhir perang dunia kedua. Peperangan ini merupakan perang laut dan darat yang terbesar antara Amerika dan Jepang. Dalam serangan 83 hari ini, kira-kira 1300 kapal dan hampir 10 ribu pesawat perang perang Amerika ikut terlibat. Tetapi pasukan Jepang dengan gigih mempertahankan wilayah mereka.
Dalam pertempuran ini 36 kapal perang Amerika musnah karena serangan bunuh diri para pilot Jepang atau yang dikenal dengan nama kamikaze, sementara 369 kapal lainnya rusak berat.
Selama perang berkecamuk, 763 pesawat Amerika berhasil ditembak jatuh. Rakyat Jepang juga mengalami kerugian besar dalam mempertahankan Okinawa. Dari 120 ribu pejuang pulau ini, 110 ribunya tewas dan cedera. Jikapun Amerika akhirnya menduduki pulau Okinawa, tetapi semangat pertahanan rakyat Jepang dalam melindungi tanah air mereka begitu tinggi.
Sebaliknya, para pemimpin Washington dalam upaya untuk menundukkan Jepang telah mengambil langkah tidak berperikemanusiaan, dengan mengeluarkan instruksi untuk menjatuhkan bom nuklir keatas kota Hiroshima dan Nagasaki.
Saat ini, pengkalan utama Amerika di Jepang terletak di pulau Okinawa dan selama bertahun-tahun rakyat meminta pengkalan ini di tutup.
Presiden "Penjagal dari Balkan" Ditangkap
19 tahun yang lalu, tanggal 1 April 2001, mantan Presiden Yugoslavia, Slobodan Milosevic, ditangkap di rumahnya di kawasan Belgra de villa.
Lima kali tembakan dan serangan dengan senjata otomatis terdengar di rumah Milosevic. Kediamannya telah dikepung polisi selama 36 jam.
Pejabat senior dari mantan partai Sosialis, Vladimir Iykovic, mengatakan Milosevic telah memutuskan untuk menyerahkan diri.
Dia kemudian dibawa ke penjara di Den Haag, Belanda, untuk menjalani sidang Pengadilan Internasional atas kasus kejahatan perang di wilayah pecahan Yugoslavia, yaitu Bosnia, Kroasia, dan Kosovo selama awal dekade 1990an.
Disebutkan bahwa Milosevic bertindak sebagai pengacara bagi dirinya sendiri selama persidangan. Rangkaian sidang pengadilan itu akhirnya tidak berujung pada vonis.
Pasalnya, pria yang dijuluki "Tukang Jagal dari Balkan" ini ditemukan tewas di ruang tahanan pada 11 Maret 2006. Menurut dokter, dia terkena serangan jantung. Pengadilan atas Milosevic pun dihentikan.