Apr 02, 2020 09:21 Asia/Jakarta
  • Lintasan Sejarah 2 April 2020

Ibnu Rumiyah Lahir

880 tahun yang lalu, tanggal 8 Sya'ban 561 HQ, Ibnu Rumiyah, seorang ahli hadis, ahli tanaman obat, dan ahli obat-obatan muslim abad ke 6 Hijriah, terlahir ke dunia.

 

Bersamaan dengan menuntut ilmu-ilmu agama dari ulama-ulama besar pada zamannya, Ibnu Rumiyah juga melakukan penelitian di bidang tanaman obat.

 

Pada awalnya, Ibnu Rumiyah melakukan penelitian tanaman obat di Andalusia, kemudian pergi ke berbagai negara, seperti Mesir, Irak, dan Hijaz, untuk meneruskan penelitiannya itu. Ibnu Rumiyah meninggalkan banyak karya penulisan di bidang hadis, fiqih, dan ilmu flora.

 

Rezim Saddam Lecehkan Najaf dan Karbala

 

29 tahun yang lalu, tanggal 2 April tahun 1991, antek-antek rezim Baath Saddam, melakukan aksi pelecehan terhadap makam suci Imam Ali as di Najaf dan makam Imam Husein as di Karbala.

 

Aksi pelecehan itu dilakukan bersamaan dengan penumpasan gerakan kebangkitan rakyat muslim di Irak Selatan.

 

Menyusul terjadinya operasi militer pasukan multinasional untuk mengusir tentera Irak dari Kuwait dan mengalahkan tentera Saddam, rakyat Irak bangkit melakukan perlawanan untuk menumbangkan rezim diktator Baath. Pada masa yang sama, tentara Amerika menghentikan operasi militer dan membuka jalan bagi tentara Saddam menumpaskan kebangkitan rakyat Irak yang sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

 

Tentara Saddam turut melakukan pembunuhan massal ke atas rakyat Irak atau melakukan penangkapan besar-besaran. Orang-orang Saddam juga melakukan aksi pelecehan terhadap Makam Suci Imam Ali as dan Imam Husein as.

 

Pembunuhan terhadap penganut Syiah di Irak Selatan berlanjut selama bertahun-tahun.

Pasukan rezim Saddam.

Abbas Sahab, Bapak Geografi Iran Meninggal Dunia

 

20 tahun yang lalu, tanggal 14 Farvardin 1379 HS, Abbas Sahab, Bapak Geografi Iran meninggal dunia di usia 79 tahun.

 

Profesor Abbas Sahab lahir pada 3 Dey 1300 Hs (24 Desember 1921) di sebuah desa dekat kota Tafresh, provinsi Markazi. Ia memulai pendidikannya sejak usia 4 tahun dan pada usia 10 tahun bersama ayahnya pindak ke kota Tehran.

 

Potensinya di bidang geografi mulai diketahui sejak berada di Tehran, sehingga pada usia 15 tahun ia telah berhasil membuat peta Tehran. Peta Tehran dan kota-kota lainnya yang dibuat oleh Abbas Sahab menjadi cikal bakal didirikannya lembaga geografi Iran pada tahun 1324 Hs.

 

Lembaga Geografi Iran di tangan Abbas Sahab tampil menjadi perpustakaan geografi paling kaya di Timur Tengah dengan memiliki 18 ribu jilid buku, 15 ribu jilid majalah geografi dan ratusan bola bumi dan atlas besar dan kecil dalam pelbagai bahasa. Sejak waktu itu Lembaga Geografi Iran mengikuti banyak pameran.

 

Selama bertahun-tahun beraktivitas di Lembaga Geografi Iran, lembaga yang dipimpinnya ini berhasil mencetak buku, terjemah dan memperbanyak naskah kuno karya-karya sastra dan geografi.

 

Profesor Abbas Sahab akhirnya diangkat sebagai Bapak Geografi Iran dan dikenal sebagai pendiri percetakan atlas dan produsen bola bumi dalam bahasa Persia serta penulis puluhan atlas geografi.