Dipengaruhi Kondisi Terbaru Asia Barat; Harga Minyak Global Naik
https://parstoday.ir/id/news/daily_news-i192752-dipengaruhi_kondisi_terbaru_asia_barat_harga_minyak_global_naik
Pars Today – Perkembangan terbaru di Asia Barat mendorong harga minyak naik lebih dari satu dolar.
(last modified 2026-07-07T14:07:45+00:00 )
Jul 07, 2026 21:04 Asia/Jakarta
  • Harga minyak dunia
    Harga minyak dunia

Pars Today – Perkembangan terbaru di Asia Barat mendorong harga minyak naik lebih dari satu dolar.

Menurut laporan Kantor Berita Mehr dari Kementerian Minyak, harga minyak pada perdagangan hari Selasa (16 Tir) menyusul perkembangan terbaru di kawasan Asia Barat dan kekhawatiran tentang pasokan energi, mendorong harga minyak mentah global naik lebih dari satu dolar.

 

Harga minyak mentah acuan Brent Laut Utara hingga pukul 09:39 pagi waktu Greenwich pada hari Selasa, naik 89 sen atau 1,24% menjadi 72,88 dolar per barel.

 

Sementara itu, minyak mentah acuan WTI AS naik 71 sen atau 1,04% menjadi 69,26 dolar per barel.

 

Ole Hansen, analis Bank Saxo, mengatakan: "Faktor utamanya adalah perkembangan di Asia Barat, yang sampai batas tertentu mengembalikan risiko geopolitik ke dalam harga. Jumlah ini tidak besar dibandingkan dengan apa yang pernah kita lihat di masa lalu, tetapi merupakan faktor utama kenaikan harga di pasar."

 

Ia menambahkan: "Jika ada ketegangan lebih lanjut, level alami berikutnya untuk harga minyak harus dipertimbangkan pada 75 dolar, dan tidak akan mencapai 80 dolar."

 

Para investor sedang memantau negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran serta konsekuensinya terhadap transportasi melalui Selat Hormuz, sebuah jalur air yang sebelum dimulainya perang AS dan rezim Zionis terhadap Iran, merupakan jalur transit seperlima dari pasokan minyak mentah dan gas alam cair (LNG) dunia setiap hari.

 

Data pelayaran menunjukkan bahwa Jepang pada bulan ini akan menyaksikan peningkatan pengiriman minyak mentah dari tujuan Asia Barat, dengan melintasnya dua kapal supertanker Jepang yang membawa muatan minyak mentah Arab Saudi melalui Selat Hormuz pada hari Selasa.

 

Bank Societe Generale memprediksi bahwa pasar minyak pada akhir tahun 2026 hingga tahun 2027 akan bergerak dari kekurangan pasokan menuju kelebihan pasokan, karena pertumbuhan pasokan melampaui pertumbuhan permintaan yang lambat.

 

Bank Prancis ini menurunkan prediksi harga minyaknya untuk kuartal keempat tahun 2026 dari 83 dolar menjadi 75 dolar per barel, dan untuk tahun 2027 dari 79 dolar menjadi rata-rata 73 dolar per barel, dan menyatakan bahwa penyimpanan minyak mentah harus secara bertahap terisi, meskipun kemungkinan volatilitas akan tetap tinggi. (MF)