Akhtari: Pesan Pemimpin Revolusi Islam Perkuat Keselarasan Iran dan Hizbullah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i193946-akhtari_pesan_pemimpin_revolusi_islam_perkuat_keselarasan_iran_dan_hizbullah
Ketua Dewan Tertinggi Majelis Ahlul Bait Dunia menyatakan bahwa pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran kepada Hizbullah menunjukkan Kelanjutan Poros perlawanan.
(last modified 2026-07-28T06:58:24+00:00 )
Jul 28, 2026 13:51 Asia/Jakarta
  • Akhtari: Pesan Pemimpin Revolusi Islam Perkuat Keselarasan Iran dan Hizbullah

Ketua Dewan Tertinggi Majelis Ahlul Bait Dunia menyatakan bahwa pesan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran kepada Hizbullah menunjukkan Kelanjutan Poros perlawanan.

Menurut Pars Today yang mengutip IRIB, Hujjatul Islam wal Muslimin Mohammad Hassan Akhtari, Ketua Dewan Tertinggi Majelis Ahlul Bait Dunia, menyatakan bahwa pesan Pemimpin Tertinggi Iran kepada Sekretaris Jenderal dan para pejuang beriman serta pemberani Hizbullah Lebanon merupakan bagian dari kelanjutan poros perlawanan dan kesinambungan hubungan berbasis wilayah (wilayah/wilayat) antara Iran dan Hizbullah.

Dalam program Percakapan Khusus Berita televisi Iran pada Senin malam, Akhtari menyinggung pesan Pemimpin Tertinggi Iran kepada Sekretaris Jenderal dan para pejuang Hizbullah Lebanon. Ia mengatakan bahwa pesan tersebut merupakan pesan tentang wilayah dan loyalitas kepada wilayah, serta menekankan kepatuhan, keteguhan, ketaatan, dan mengikuti Imam serta pemimpin. Menurutnya, pesan itu menunjukkan kedalaman hubungan berbasis wilayah antara Iran dan Hizbullah serta kesinambungan pendekatan tersebut selama bertahun-tahun.

Ia mengatakan bahwa Hizbullah selalu menganggap dirinya sebagai "prajurit Imam dan pemimpin" dan tidak memandang hubungan tersebut terbatas pada suatu periode tertentu. Ia menambahkan bahwa dalam lima bulan terakhir juga telah terjadi berbagai pesan antara Pemimpin Tertinggi Iran dan para pejabat Hizbullah, khususnya Syekh Naim Qassem, yang kembali menegaskan prinsip-prinsip tersebut serta kepatuhan kepada kepemimpinan.

Dalam bagian lain pernyataannya, Akhtari menekankan dimensi regional dan strategis dari pesan tersebut. Ia mengatakan bahwa penegasan bahwa "membela Hizbullah merupakan kebijakan strategis Republik Islam Iran" bertujuan menghilangkan keraguan dan spekulasi mengenai kemungkinan adanya jarak antara Iran dan Hizbullah.

Menurutnya, dalam kerangka nota kesepahaman antara Iran dan Amerika Serikat juga ditekankan prioritas pembelaan terhadap Hizbullah, pembelaan terhadap Lebanon, serta perlunya keluarnya pasukan pendudukan melalui gencatan senjata yang menyeluruh.

Ia menambahkan bahwa pesan Pemimpin Tertinggi Iran tidak hanya ditujukan kepada Hizbullah, tetapi juga memperhatikan isu-isu seperti keutuhan wilayah Lebanon, persatuan masyarakat Lebanon, dan solidaritas antar-kelompok. Menurut Akhtari, tujuan Republik Islam Iran adalah memandang Lebanon secara utuh serta mendukung kerja sama seluruh pejabat negara tersebut untuk bertahan dan mencapai pembebasan penuh.