Menlu Iran: Palestina, Isu Utama Dunia Islam
Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amirabdollahian dalam sebuah pertemuan dengan para pemimpin dan anggota berbagai kelompok perlawanan Palestina mengatakan bahwa Palestina dan Quds Sharif masih menjadi isu utama dunia Islam.
Menlu Iran, Hossein Amirabdollahian melanjutkan perjalanannya ke Suriah, dan bertemu dengan sejumlah besar pejabat dan anggota terkemuka dari berbagai kelompok perlawanan Palestina di Damaskus.
Amir Abdullahian Sabtu (14/1/2023) melam mengatakan, "Palestina dan Quds Sharif masih menjadi isu pertama dunia Islam hingga negara Palestina berdiri dengan ibu kota Quds Sharif,".
Dia menilai penyelenggaraan pertemuan di ibu kota Suriah dengan kehadiran pejabat dan perwakilan terkemuka dari kelompok perlawanan Palestina ini sebagai indikasi kohesi dan persatuan yang lebih besar dalam mendukung Palestina.
"Amerika dan sekutunya telah meluncurkan berbagai rencana satu demi satu selama bertahun-tahun, seperti Oslo, Timur Tengah Baru, Timur Tengah Raya, Kesepakatan Abad, dan Pakta Abraham. Tetapi bangsa dan perlawanan Palestina yang bersatu, kohesif, dan stabil akan mengirim semua plot musuh ke tong sampah sejarah," tegasnya.
Menteri luar negeri Iran juga menegaskan bahwa operasi "Pedang Al-Quds" membuktikan bahwa perlawanan dan Palestina masih hidup.
"Bahkan Piala Dunia menunjukkan bahwa Palestina masih hidup dan normalisasi hubungan Arab-Israel tidak bernilai satu dinar pun," papar Amirabdollahian.(PH)