Rahbar: Perlawanan, Cara Hadapi Musuh Revolusi Islam !
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei menegaskan bahwa cara untuk menghadapi musuh Revolusi Islam adalah berdiri dan melawan.
Situs Rahbar hari Minggu melaporkan, Ayatullah Uzma Sayid Ali Khamenei dalam pertemuan dengan para komandan militer Iran yang diadakan pada 13 Agustus menekankan peran perjuangan syuhada dalam membuka simpul dan menghilangkan hambatan, terutama di era delapan tahun pertahanan suci.
"Cara menghadapi perang kognitif, ekonomi, politik dan keamanan di depan musuh Revolusi Islam adalah dengan melanjutkan jalan syuhada dan mengikuti pelajaran mereka, yaitu , mujahidah, berdiri dan perlawanan," ujar Rahbar.
"Kami sezaman dengan syuhada dan kami melihat jihad, pengorbanan, kesyahidan mereka, tapi generasi muda yang tidak menyaksikannya, tidak bisa memahaminya. Mereka tidak melihat masalah ini secara jelas. Oleh karena itu, setiap ulama, cendekiawan, akademisi dan pejabat pemerintah harus berperan dalam masalah ini sesuai dengan posisinya masing-masing," tegas Ayatullah Khamenei.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran juga menyinggung ayat-ayat Al-Qur'an yang menunjukkan posisi tinggi syuhada dan tempat mereka di di sisi Allah swt, dengan menekankan, "Allah swt memberkati darah syuhada , dan contoh tertinggi dan paling nyata dari ini adalah darah Imam Husein. Semoga kejadian Karbala tetap hidup dalam sejarah dan hari demi hari kecintaan terhadap Nabi akan meningkat di kalangan Muslim, bahkan non-Muslim,".
Ayatullah Khamenei dalam statemennya menekankan urgensi penggunaan metode yang efektif untuk melestarikan nama dan jalan syuhada.
"Metode terbaik dan paling penting adalah menggunakan metode seni,"papar Rahbar.(PH)