Mohajerani: Musuh Menargetkan Keiranian dan Peradaban Iran
-
Fatemeh Mojerani, Juru Bicara Pemerintah Iran
Pars Today - Juru bicara pemerintah Republik Islam Iran menyatakan bahwa dengan melihat jumlah korban perempuan dan anak‑anak selama 32 hari perang, musuh kini disebut menargetkan “Keiranian dan peradaban Iran”.
Menurut laporan Pars Today, Fatemeh Mojerani, Juru Bicara Pemerintah Iran pada hari Selasa (31/03/2026) di hari ke‑32 sejak dimulainya serangan yang digambarkannya sebagai “agresi rezim Zionis-Amerika” terhadap wilayah Iran, menyampaikan bahwa korban tewas perempuan berjumlah 249 orang, korban berusia di bawah 18 tahun mencapai 216 orang, dan korban berusia di bawah lima tahun tercatat 17 orang.
Ia menyatakan bahwa mereka yang mengira tujuan serangan tersebut bukanlah “Keiranian dan peradaban Iran” perlu “tersadar”, dan menegaskan bahwa tidak satu pun dari perempuan dan anak‑anak tersebut adalah personel militer, melainkan warga yang sedang menjalani kehidupan sehari‑hari.
Mohajerani juga menyampaikan bahwa sepanjang 32 hari perang, sebanyak 105.325 unit non‑militer telah diserang. Dari jumlah itu, 83.351 adalah unit perumahan di berbagai provinsi dan 21.059 merupakan unit usaha. Selain itu, 39.508 unit perumahan dan komersial di Tehran juga dilaporkan mengalami kerusakan.(sl)