Surat Kabar Israel: Iran Penentu Terakhir
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i191180-surat_kabar_israel_iran_penentu_terakhir
Pars Today - Sebuah surat kabar berbahasa Ibrani mengakui keteguhan kekuatan Iran dalam respons rudal terbarunya terhadap rezim Zionis.
(last modified 2026-06-09T08:57:05+00:00 )
Jun 09, 2026 17:55 Asia/Jakarta
  • Rudal dan bendera Iran
    Rudal dan bendera Iran

Pars Today - Sebuah surat kabar berbahasa Ibrani mengakui keteguhan kekuatan Iran dalam respons rudal terbarunya terhadap rezim Zionis.

Melansir Pars Today dari Mehr News Agency, 9 Juni 2026, surat kabar berbahasa Ibrani Yedioth Ahronoth mengakui bahwa Iran yang berbicara terakhir dan menunjukkan kekuatannya dalam menciptakan persamaan regional baru.

Rujukan surat kabar ini adalah pada respons rudal tegas Iran terhadap pelanggaran gencatan senjata oleh rezim Zionis dan agresinya terhadap Dahiyeh Beirut selatan.

Sementara itu, Saluran 15 televisi rezim Zionis dalam laporan ini menambahkan bahwa satu babak lagi konflik dengan Iran berakhir dengan pukulan yang menyakitkan dan fatal terhadap deterensi Israel.

Saluran 12 televisi rezim Zionis juga dalam sebuah laporan, sembari merujuk pada serangan rudal Iran ke Wilayah Pendudukan sebagai respons terhadap agresinya terhadap Dahiyeh Beirut selatan, mengakui bahwa Iran mampu sekali lagi menghubungkan front-front satu sama lain.

Surat kabar Zionis Israel Hayom juga dalam sebuah laporan menekankan bahwa Republik Islam Iran, dengan mengumumkan bahwa setiap serangan terhadap Beirut akan dibalas dengan tembakan rudal ke Israel, telah membangun persamaan yang mengkhawatirkan.

Menyusul agresinya dan kejahatan rezim Zionis yang kejam di Lebanon selatan dan kawasan Dahiyeh yang dilakukan dengan dukungan Amerika yang kriminal, angkatan bersenjata yang perkasa Republik Islam Iran pada Minggu malam, dalam rangka mendukung rakyat Lebanon yang tertindas, memberikan balasan yang menyakitkan kepada rezim ini.

Menarik bahwa tiga media berbeda dengan orientasi berbeda (Yedioth Ahronoth arus utama, Israel Hayom kanan, Saluran 12 & 15 televisi) semuanya sampai pada kesimpulan yang sama: Iran berhasil menegaskan deterensinya.(Sail)