Iran Siap Gabung dengan Bank BRICS
Wakil Diplomasi Ekonomi Menteri Luar Negeri Iran mengumumkan kesiapan Republik Islam untuk mempercepat pembicaraan mengenai bergabungnya negara ini dengan Bank BRICS.
Bank Pembangunan Baru atau Bank BRICS didirikan pada tahun 2015 oleh lima negara anggotanya yaitu: Brasil, Rusia, India, Cina dan Afrika Selatan dengan modal 100 miliar dolar dan berkantor pusat di Shanghai, Cina.
UEA, Mesir dan Bangladesh juga kemudian bergabung dengan bank ini. Sedangkan Uruguay telah menyelesaikan negosiasi untuk bergabung dengan bank ini.
Mehdi Safari, Wakil Diplomasi Ekonomi Menteri Luar Negeri Iran dalam pertemuan dengan Dilma Rousseff, Direktur Bank Pembangunan Baru (Bank BRICS) di sela-sela KTT BRICS di Afrika Selatan, hari Jumat (25/8/2023) mengatakan bahwa pembicaraan Iran untuk bergabung dengan Bank Pembangunan Baru telah dimulai diadakan sejak tahun 2017, dan kini Republik Islam sepenuhnya siap untuk melanjutkan dan mempercepat proses kerjanya.
Dalam pertemuan ini, Rousseff mengucapkan selamat atas keanggotaan Iran di BRICS, dan menyambut baik bergabungnya Republik Islam Iran ke dalam Bank BRICS. Ia menganggap kehadiran Iran di bank ini untuk meningkatkan kekuatan bank dan posisi internasionalnya.
Safari juga mengundang Rousseff untuk mengunjungi Iran, dan ia mengumumkan kesiapannya untuk melakukan perjalanan dalam waktu dekat.
Republik Islam Iran baru-baru ini menjadi anggota BRICS dan keanggotaan penuhnya akan dimulai pada Januari 2024.(PH)