Iran Sambut Baik Kesepakatan Akhiri Konflik Baru di Nagorno-Karabakh
Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan bahwa Republik Islam Iran menyambut baik kesepakatan antara pemerintah Azerbaijan dan perwakilan Armenia yang tinggal di Karabakh untuk menghentikan konflik di wilayah ini.
Babak baru ketegangan militer di Karabakh kembali meletus pada 19 September 2023.
Kementerian Pertahanan Rusia hari Rabu (20/9/2023) menyatakan bahwa Republik Azerbaijan dan perwakilan penduduk Armenia Nagorno-Karabakh telah mencapai kesepakatan dengan mediasi pasukan penjaga perdamaian Rusia untuk sepenuhnya menghentikan konflik,"
Selain itu, Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa akan mengadakan pertemuan darurat tentang Karabakh Kamis untuk membahas masalah tersebut.
Nasser Kanani Chafi, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran hari Rabu mengatakan, "Perang hanya menimbulkan kehancuran dan penyebaran kebencian serta membahayakan stabilitas dan keamanan kawasan. Oleh karena itu, kami menyambut baik dialog antara Baku dan perwakilan warga Armenia yang tinggal di Karabakh dan tidak ada alasan untuk melanjutkan konflik di kawasan dan kami berharap setelah ini kita tidak akan menyaksikan perang apa pun di kawasan,".
"Republik Islam Iran menyerukan penghormatan penuh terhadap integritas teritorial dan perbatasan negara-negara di kawasan yang diakui secara internasional, dan percaya bahwa hak dan keamanan penduduk Karabakh harus dijamin dalam kerangka ini. Iran juga siap membantu proses perdamaian yang permanen dan berkelanjutan dengan kehadiran negara-negara di kawasan," ujar Kanani Chafi.
"Campur tangan pihak ketiga dalam permasalahan regional hanya akan menambah kompleksitas permasalahan dan membahayakan kesepakatan yang telah dicapai," tegasnya.(PH)