Ketergantungan Iran pada Minyak hanya 30 Persen
Sekitar 30 miliar dolar dari aset Iran yang dibekukan di luar negeri telah dicairkan dalam konteks perjanjian nuklir antara Republik Islam dan Kelompok 5+1.
Bank Dunia menyampaikan hal itu dalam menanggapi respon Iran terhadap penurunan harga minyak di pasar dunia. Demikian dikutip kantor berita IRNA, Ahad (31/7/2016).
"Perkembangan ini mempengaruhi ekonomi Iran, tetapi mereka tidak begitu rentan jika dibandingkan dengan negara-negara lain penghasil minyak di Timur Tengah, karena sekitar 30 miliar dolar dari aset Iran yang dibekukan telah dicairkan pada tahun lalu," kata Bank Dunia dalam laporannya.
Menurut Bank Dunia, alasan lain keberhasilan Iran dalam hal ini adalah diversifikasi ekonomi yang lebih banyak dan menurunnya ketergantungan pada pendapatan minyak, di mana minyak saat ini hanya memenuhi 30 persen dari pendapatan pemerintah.
Berdasarkan keterangan Kementerian Perminyakan Iran, pasca penghapusan sanksi pada Januari lalu, Tehran bertekad mempertahankan kuotanya di pasar dunia dan meningkatkan produksi sekitar 600 ribu barel per hari.
Iran ingin menaikkan angka tersebut menjadi 800 ribu barel per hari sampai akhir musim panas tahun 2016. (RM)