Imam Khamenei: Tak Boleh Ada Satu pun Potensi Unggul yang Terbuang
May 01, 2024 14:00 Asia/Jakarta
Badan Nasional Elite Iran, yang dibentuk atas dasar kebijakan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, atau Rahbar, dan atas kegelisahan beliau terhadap masalah kelompok elite, kini telah mencapai kedewasaan setelah berusia dua dekade, dan menjadi sumber rujukan.
Seyyed Salman Seyyed Afghahi, Wakil Ketua Badan Nasional Elite Iran, mengatakan, "Badan ini telah menyiapkan draf undang-undang dukungan komprehensif atas kelompok elite Iran, yang terdiri dari 55 pasal, dengan memusatkan perhatian pada efektivitas kelompok elit, dan membuka peluang pemanfaatan kapasitas mereka di kampus-kampus.
Menurut Seyyed Afghahi, jika draf undang-undang tersebut disetujui, dan disahkan, di Majelis Syura Islam Iran, maka ia dapat menyelesaikan banyak permasalahan yang ada.
Penekanan Pemimpin Revolusi atas Identifikasi Potensi Unggul
Seyyed Afghahi, juga menyinggung pentingnya pengenalan potensi-potensi unggul di seluruh Iran, dan mengatakan, "Masalah pengenalan sedemikian pentingnya sampai Pemimpin Revolusi, berulangkali menekankannya, dan berkata harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada satu pun potensi yang tidak teridentifikasi, meskipun ia berada di titik terjauh Iran."
Ia menambahkan, "Jika seorang yang memiliki potensi khusus lahir ke dunia, dan tumbuh, lalu meninggal dunia tanpa diketahui potensinya, maka sebenarnya ia telah ditindas. Maka dari itu Imam Khamenei, menegaskan dari jutaan pemuda Iran, tidak boleh ada satu potensi pun yang terbuang sia-sia."
Seyyed Afghahi, lebih lanjut menjelaskan, "Kami bangga Badan Nasional Elite Iran, terbentuk dari kebijakan Rahbar, dan kegelisahan beliau atas masalah kelompok elite, dan badan ini menginjak usia dewasa setelah dua dekade, serta menjadi sumber rujukan."
Ia menegaskan, "Beberapa orang yang mendapatkan manfaat dukungan dari Badan Nasional Elite Iran, sekarang telah menjadi pejabat negara, dan menjadi manajer menengah." (HS)