Iran Bantu Mali, Latih SDM di Bidang Kecerdasan Buatan
May 14, 2024 16:00 Asia/Jakarta
-
Iran dan Mali
Wakil Presiden Iran urusan Riset dan Pengembangan Sains, di Institut Riset ICT, Institute for Information and Communication Technology, mengabarkan kerja sama Iran, dan Mali, untuk melatih sumber daya manusia di bidang Kecerdasan Buatan, AI.
Alireza Yari, sehubungan dengan masalah ini mengatakan, "Kerja sama Iran dan Mali, dilakukan dalam bentuk pertukaran ilmu pengetahuan, dan pengalaman di bidang Kecerdasan Buatan."
Dalam pertemuan dengan delegasi elite Mali, Alireza Yari, selain memberikan penjelasan terkait misi dan tujuan ICT, juga menekankan pentingnya Kecerdasan Buatan, sebagai salah satu bidang kunci di arena teknologi komunikasi.
Ia menuturkan, "Pusat Inovasi dan Pengembangan Kecerdasan Buatan Iran, dengan bertumpu pada pengetahuan para peneliti Iran, dengan cepat berhasil menjadi salah satu pusat profesional terpenting di bidang ini."
Kepala Pusat Kecerdasan Buatan dan Robotik Mali, dalam pertemuan itu menjelaskan kunjungan delegasi negaranya ke ICT, dan berharap penandatanganan nota kesepahaman kerja sama dua negara di bidang teknologi terbarukan dapat membantu Mali, mengembangkan infrastruktur, dan memanfaatkan pengalaman Iran, dalam melatih SDM, di bidang AI.
Ia menuturkan,
Pusat Kecerdasan Buatan dan Industri Robotik Mali, sedang berusaha membangun sebuah pusat riset informasi dan teknologi komunikasi seperti ICT, Iran, di Mali.
Kepala Pusat Kecerdasan Buatan dan Industri Robotik Mali, dan delegasi dalam kunjungan ke ICT, selain menawarkan kerja sama di bidang pelatihan SDM, di bidang AI, dan teknologi terbarukan, juga berkesempatan melihat infrastruktur laboratorium di bidang informasi dan teknologi komunikasi serta proyek-proyek maju di bidang Kecerdasan Buatan.
Proyek-proyek ini meliputi validasi konten-konten dunia maya, laboratorium Kecerdasan Buatan, proyek estimasi tingkat hasil panen produk-produk pertanian, proyek regulasi Kecerdasan Buatan, dan proyek kecerdasan, yang masing-masing menunjukkan kemajuan signifikan para ilmuwan Iran, di bidang ini. (HS)